PENGARUH KINERJA APRON MOVEMENT CONTROL (AMC) TERHADAP KESELAMATAN DAN KEAMANAN PENERBANGAN DI BANDAR UDARA HALUOLEO KENDARI
Kata Kunci:
Kinerja, Keselamatan dan keamananAbstrak
Unit petugasnApron Movement Control (AMC) bandara bertugas mengawasi dan mengendalikan seluruh lalu lintas apron, baik pesawat, mobil, penumpang, maupun kargo. Hal ini juga memastikan tidak ada serpihan benda asing (FOD) di area tersebut. FOD tergolong benda asing atau benda yang tidak diinginkan di udara karena berpotensi membahayakan atau mengganggu keselamatan dan pengoperasian pesawat udara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh kinerjanApron Movement Control (AMC) terhadap keamanan dan keselamatan penerbangan dan mengukur seberapa besar pengaruh tersebut di Bandara Haluoleo Kendari. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dannkuesioner sebagai alat pengumpulan data. Pengambilan sampel jenuh adalah metode pengambilan sampel yang digunakan. Analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi. Berdasarkannhasil uji t dengan nilai sebesar 0,005, yang lebih kecil dari 0,05, dapatndisimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Halnini menunjukkan adanya pengaru nsignifikan dari kinerja terhadapnkeselamatan dan keamanan penerbangan. Selain itu, nilai R square sebesar 0,610 menunjukkannbahwa variabel kinerja berpengaruh sebesar 61% terhadap keselamatan dan keamanan penerbangan.
The airport's Apron Movement Control (AMC) officer unit is tasked with supervising and controlling all apron traffic, including planes, cars, passengers and cargo. This also ensures there is no foreignbobject debris (FOD) in the area. FOD is classified as a foreign object or unwanted object in the air because it has the potential to endanger or interfere with the safety and operation of aircraft. The aim of this research is to determine the influence of Apron Movement Control (AMC) performance on aviation security and safety and measure how big this influence is at Haluoleo Kendari Airport. This research uses quantitative methodology and questionnaires as data collection tools. Saturated sampling is the sampling method used. Data analysis used a simple linear regression test, t test, and coefficient of determination. Based on the results of the t test with a value of 0.005, which is smaller than 0.05, it can be concluded that Ha is accepted and Ho is rejected. This shows that there is a significant influence of performance on aviation safety and security. In addition, the R square value of 0.610 shows that the performance variable has a 61% influence on aviation safety and security.


