ANALISIS KEMAMPUAN LAHAN DI WILAYAH KOTA BARU DARAT, KALIMANTAN SELATAN
Kata Kunci:
Analisis Kemampuan Lahan, Data Dukung Lingkungan, Kota Baru DaratAbstrak
Tujuan dari Analisis Kemampuan Lahan Kotabaru adalah untuk menentukan batasan dan potensi lahan untuk pembangunan berkelanjutan. Metode superimpose digunakan untuk menggabungkan peta fisik dasar perencanaan. Kemudian, hasilnya dinilai melalui teknik pembobotan untuk mengetahui kapasitas setiap satuan lahan. Studi ini dilakukan di Kotabaru Darat, Kalimantan Selatan, dan bertujuan untuk menemukan cara terbaik untuk memanfaatkan lahan. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 17 Tahun 2009 tentang Pedoman Penentuan Daya Dukung Lingkungan Hidup Dalam Penataan Ruang Wilayah dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 20 Tahun 2007 tentang Pedoman Analisis Fisik & Lingkungan adalah pedoman yang digunakan selama proses analisis. Data sekunder diolah menggunakan ArcGIS dari berbagai lembaga pemerintah dan situs web, seperti Indo Geospasial, Chrips, dan Inarisk BNPB.
The purpose of the Kotabaru Land Capacity Analysis is to determine the limits and potential of land for sustainable development. The superimpose method is used to combine the basic physical maps of the planning. Then, the results are assessed through weighting techniques to determine the capacity of each land unit. The study was conducted in Kotabaru Darat, South Kalimantan, and aimed to find the best way to use land. Regulation of the Minister of State for Environment No. 17 of 2009 concerning Guidelines for Determining Environmental Carrying Capacity in Regional Spatial Planning and Regulation of the Minister of Public Works No. 20 of 2007 concerning Guidelines for Physical & Environmental Analysis are guidelines used during the analysis process. Secondary data is processed using ArcGIS from various government agencies and websites, such as Indo Geospatial, Chrips, and Inarisk BNPB.


