ANALISIS PENERAPAN KONSEP KEARIFAN LOKAL PADA PELAYANAN PENGGUNA JASA BANDAR UDARA INTERNASIONAL YOGYAKARTA
Kata Kunci:
Kearifan Lokal, Pengguna Jasa, Bandara Internasional YogyakartaAbstrak
Bandar Udara Internasional Yogyakarta (YIA) merupakan gerbang utama bagi wisatawan yang mengunjungi Daerah Istimewa Yogyakarta yang kaya akan budaya dan keindahan alam. Didirikan untuk menggantikan Bandara Adisutjipto dan mengatasi lonjakan permintaan penerbangan karena keterbatasan kapasitas Bandara JOG, YIA bertujuan meningkatkan fasilitas penerbangan sambil mengintegrasikan kearifan lokal dalam desain terminal dan pelayanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi bagaimana penerapan nilai-nilai budaya lokal dalam pelayanan YIA dapat meningkatkan pengalaman pengguna dan mempromosikan budaya lokal, meskipun menghadapi tantangan dalam mempertahankan standar internasional dan kualitas layanan. Dilaksanakan pada Mei 2024, penelitian ini melibatkan observasi langsung, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, mengungkap bahwa YIA berhasil menciptakan pengalaman autentik bagi pengunjung melalui desain interior, makanan lokal, hiburan budaya, dan penggunaan bahasa lokal. Tantangan utama meliputi menyeimbangkan promosi budaya lokal dengan standar kualitas internasional dan memastikan ketersediaan sumber daya lokal. Strategi efektif mencakup kolaborasi dengan komunitas lokal, evaluasi terus-menerus, pelatihan, dan kemitraan dengan lembaga pendidikan, memungkinkan YIA untuk mempertahankan standar internasional sambil memperkuat identitas budaya lokal dan memberdayakan komunitas setempat.
Yogyakarta International Airport (YIA) serves as a key gateway for tourists visiting the culturally rich and naturally beautiful Special Region of Yogyakarta. Established to replace Adisutjipto Airport and address increasing flight demands due to JOG Airport's limited capacity, YIA aims to enhance aviation facilities while integrating local wisdom into its terminal design and services. This study uses a qualitative approach to explore how incorporating local cultural values in YIA's services can improve user experience and promote local culture, despite challenges in maintaining international standards and service quality. Conducted in May 2024, the research involved direct observation, in-depth interviews, and document studies, revealing that YIA successfully creates an authentic visitor experience through interior design, local food, cultural entertainment, and language use. Challenges include balancing cultural promotion with international standards and ensuring local resource availability. Effective strategies include collaboration with local communities, continuous evaluation, training, and partnerships with educational institutions, allowing YIA to uphold international standards while strengthening local cultural identity and empowering the local community.


