HUBUNGAN POLA MAKAN HARIAN DENGAN KEJADIAN GASTRITIS PADA PASIEN USIA DEWASA AWAL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAMBIPUJI

Penulis

  • Dinda Ayu Agustin Universitas Muhammadiyah Jember
  • Sasmiyanto Universitas Muhammadiyah Jember
  • Mohammad Ali Hamid Universitas Muhammadiyah Jember

Kata Kunci:

Pola makan harian, Kejadian gastritis, Usia dewasa awal

Abstrak

Gastritis memiliki onset klinis terutama mengeluhkan ketidaknyamanan gastrointestinal. Perubahan pola makan dan gaya hidup seiring berjalannya waktu telah menyebabkan kondisi serius. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan harian dengan kejadian gastritis pada pasien usia dewasa awal di Wilayah Kerja Puskesmas Rambipuji. Penelitian ini menggunakan design cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pasien usia dewasa awal (18-30 tahun) di Wilayah Kerja Puskesmas Rambipuji dengan melibatkan sebanyak 60 partisipan. Partisipan dipilih menggunakan  ariab simple random sampling. Data diambil menggunakan kuesioner  ariable domain (SPD) dan eating behavior pattern questionnaire (EBPQ). Data dianalisis menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukan pasien usia dewasa awal  ariab setengahnya memiliki pola makan yang cukup (46,7%) serta,  ariab setengahnya memiliki potensi gastritis yang sedang (35,9%). Analisis bivariate menunjukkan secara signifikan terdapat ada hubungan negative antara pola makan harian dengan kejadian gastritis pada pasien usia dewasa awal (p-value = 0,000; α = 0,05; r = -0,855). Temuan ini memberikan bukti bahwa secara  ariable  t pola makan harian berdampak pada kejadian gastritis. Menghilangkan konsumsi makanan pemicu merupakan cara ideal sehingga individu dapat merasakan kelegaan dari gejala seperti sakit perut, kembung, dan gangguan pencernaan.

Gastritis has a clinical onset primarily complaining of gastrointestinal discomfort. Changes in diet and lifestyle over time have led to serious conditions. This study aims to determine the relationship between daily eating patterns and the incidence of gastritis in early adult patients in the Rambipuji Health Center Working Area. This research uses a cross sectional design. The population in this study were patients in early adulthood (18-30 years) in the Rambipuji Community Health Center Working Area involving 60 participants. Participants were selected using a simple random sampling technique. Data was collected using a domain specific questionnaire (SPD) and eating behavior pattern questionnaire (EBPQ). Data were analyzed using the Spearman Rho test. The results of the study showed that almost half of early adult patients had an adequate diet (46.7%) and almost half had moderate potential for gastritis (35.9%). Bivariate analysis showed that there was a significant negative relationship between daily diet and the incidence of gastritis in early adult patients (p-value = 0.000; α = 0.05; r = -0.855). These findings provide evidence that daily diet has an independent impact on the incidence of gastritis. Eliminating the consumption of trigger foods is an ideal way so that individuals can experience relief from symptoms such as stomach ache, bloating, and indigestion.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-03