PENGEMBANGAN MOTIF LUKISAN KAYU BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN NILAI ESTETIKA PRODUK

Penulis

  • Asifa Universitas Victory Sorong
  • Riko Latumahina Universitas Victory Sorong
  • Priska Rahayaan Universitas Victory Sorong
  • Rianto Tulak Universitas Victory Sorong
  • Eling Kamarigi Universitas Victory Sorong

Kata Kunci:

lukisan kulit kayu, kearifan lokal, nilai estetika

Abstrak

Studi ini bertujuan untuk mengembangkan motif lukisan kayu berbasis kearifan lokal dengan tujuan meningkatkan nilai estetika produk. Lukisan kulit kayu merupakan warisan budaya Papua yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk seni dan budaya bernilai estetika tinggi.  Metode pengembangan motif lukisan kayu melibatkan identifikasi nilai-nilai kearifan lokal yang unik dan khas dari daerah tertentu. Abstraksi motif tradisional dapat digunakan untuk meningkatkan nilai estetika produk lukisan kulit kayu dengan cara menyederhanakan bentuk, menggabungkan motif, mengubah warna, dan menambahkan unsur kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan motif lukisan kayu berbasis kearifan lokal dapat meningkatkan nilai estetika produk secara signifikan. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya mempertahankan dan mengembangkan kearifan lokal dalam seni dan kerajinan untuk meningkatkan nilai produk secara keseluruhan, sekaligus membantu melestarikan budaya leluhur Papua.

This study aims to develop wooden painting motifs based on local wisdom with the aim of increasing the aesthetic value of the product. Bark paintings are a Papuan cultural heritage that has great potential to be developed into artistic and cultural products of high aesthetic value. The method of developing wood painting motifs involves identifying local wisdom values that are unique and typical of a particular area. Abstraction of traditional motifs can be used to increase the aesthetic value of bark painting products by simplifying shapes, combining motifs, changing colors, and adding contemporary elements. This research uses a qualitative approach with data collection techniques through preparation, implementation and evaluation. The research results show that developing wooden painting motifs based on local wisdom can significantly increase the aesthetic value of products. The implication of this research is the importance of maintaining and developing local wisdom in arts and crafts to increase the overall value of products, while also helping to preserve Papuan ancestral culture.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-03