PERAN FASILITAS KESEHATAN DALAM MENGURANGI ANGKA KEMATIAN BAYI DI KOTA SERANG

Penulis

  • Salsabila Suci Wibowo Universitas Islam Negri Sultan Maulana Hasanudin Banten
  • Farah Fakhirah Universitas Islam Negri Sultan Maulana Hasanudin Banten
  • Alya salsabila Universitas Islam Negri Sultan Maulana Hasanudin Banten

Kata Kunci:

angka kematian bayi, fasilitas kesehatan, pelayanan kesehatan, Kota Serang

Abstrak

Angka kematian bayi (AKB) merupakan indikator penting dalam menilai kesehatan masyarakat dan pembangunan suatu daerah. Kota Serang, sebagai salah satu kota di Provinsi Banten, masih menghadapi tantangan dalam menurunkan AKB. Fasilitas kesehatan memiliki peran krusial dalam menyediakan pelayanan kesehatan yang berkualitas untuk mengurangi kematian bayi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran fasilitas kesehatan dalam mengurangi angka kematian bayi di Kota Serang, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed-methods dengan desain sequential explanatory. Data kuantitatif dikumpulkan melalui survei terhadap 150 ibu yang memiliki bayi usia 0-12 bulan di Kota Serang, dipilih secara cluster sampling. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 10 informan kunci, meliputi petugas kesehatan dan pengambil kebijakan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan tematik. Fasilitas kesehatan berperan penting dalam mengurangi angka kematian bayi di Kota Serang. Diperlukan upaya penguatan sistem kesehatan, pemerataan akses, dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak. Kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat juga menjadi kunci keberhasilan dalam menurunkan AKB.

The infant mortality rate (IMR) is an important indicator in assessing public health and development of an area. Serang City, as one of the cities in Banten Province, is still facing challenges in reducing IMR. Health facilities have a crucial role in providing quality health services to reduce infant mortality. This study aims to analyze the role of health facilities in reducing infant mortality in Serang City, as well as identifying factors that influence the quality of maternal and child health services. This research uses a mixed-methods approach with a sequential explanatory design. Quantitative data was collected through a survey of 150 mothers with babies aged 0-12 months in Serang City, selected using cluster sampling. Qualitative data was obtained through in-depth interviews with 10 key informants, including health workers and policy makers. Data analysis was carried out descriptively and thematically. Health facilities play an important role in reducing infant mortality in Serang City. Efforts are needed to strengthen the health system, equalize access, and improve the quality of maternal and child health services. Cross-sector collaboration and community participation are also the keys to success in reducing IMR.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-03