PENGARUH RETURN ON ASSET (ROA) DAN DEBT TO EQUITY RATIO (DER) TERHADAP PERTUMBUHAN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR

(SUBSEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN PERIODE 2019 – 2023)

Penulis

  • Sabiira Deva Khamal Universitas Pancasila
  • Aulia Keiko Hubbansyah Universitas Pancasila

Kata Kunci:

Return On Assets (ROA), Debt To Equity Ratio (DER) dan Pertumbuhan Laba

Abstrak

Perusahaan Subsektor Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menjadi fokus dalam penelitian ini, yang bertujuan untuk menganalisis bagaimana ROA dan DER mempengaruhi pertumbuhan laba. Enam perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI antara tahun 2019 dan 2023 menjadi populasi. Regresi linier berganda dengan SPSS 26 adalah metode analisis data yang dipergunakan pada penelitian ini. Masing-masing variabel independen penelitian - Debt to Equity Ratio (DER) - mempunyai pengaruh yang baik terhadap pertumbuhan laba, sedangkan Return On Assets (ROA) tidak berpengaruh sama sekali. Pengaruh gabungan dari ROA dan rasio hutang terhadap ekuitas terhadap pertumbuhan laba adalah negatif, tetapi tidak signifikan secara statistik.

The Food and Beverage Subsector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) will be the focus of this study, which aims to analyze how ROA and DER affect profit growth. Six food and drink companies that were listed on the IDX between 2019 and 2023 make up the population. Multiple linear regression with SPSS 26 is the data analysis method used in this study. Each of the study's independent variables—Debt to Equity Ratio (DER)—had a favorable influence on profit growth, whereas Return On Assets (ROA) had no effect at all. The combined effects of ROA and the debt-to-equity ratio on profit growth are negative, but not statistically significant.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-07