PERAN GURU DALAM MENANGANI KONFLIK SOSIAL DAN EMOSIONAL SISWA DI LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN DARUSSALAM KEPAHIANG

Penulis

  • Aulia Nurjannah IAIN Curup
  • Aida Rahmi Nasution IAIN Curup
  • Dewi Purnama Sari IAIN Curup

Kata Kunci:

Manajemen Konflik, Konseling Islami, Mediasi, Dukungan Emosional, Pesantren

Abstrak

Penelitian ini mengkaji peran guru dalam menangani konflik sosial dan emosional siswa di Pondok Pesantren Darussalam Kepahiang. Studi ini berfokus pada strategi yang digunakan oleh guru untuk menyelesaikan konflik interpersonal di antara siswa, termasuk penerapan konseling Islami, mediasi, dan dukungan emosional. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memainkan peran penting sebagai mediator dan pembimbing, yang menggunakan nilai-nilai Islami untuk mendukung penyelesaian konflik. Dukungan struktural dari pesantren dan keterlibatan orang tua juga ditemukan meningkatkan efektivitas strategi penanganan konflik. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan perbedaan persepsi antara guru dan siswa, pengembangan profesional bagi guru terbukti dapat memperkuat kemampuan mereka dalam manajemen konflik. Penelitian ini memberikan wawasan praktis bagi pengelola pesantren dan guru dalam mengembangkan pendekatan holistik untuk menangani konflik, serta berkontribusi pada literatur mengenai manajemen konflik di lembaga pendidikan berbasis agama.

This study examines the role of teachers in addressing social and emotional conflicts among students at Pondok Pesantren Darussalam Kepahiang. The research focuses on strategies used by teachers to resolve interpersonal conflicts among students, including the application of Islamic counseling, mediation, and emotional support. Utilizing a qualitative approach with a case study method, data were collected through in-depth interviews, participatory observations, and document analysis. The findings reveal that teachers play a crucial role as mediators and mentors, leveraging Islamic values to support conflict resolution. Structural support from the pesantren and parental involvement were also found to enhance the effectiveness of conflict management strategies. Despite challenges such as limited resources and differing perceptions between teachers and students, professional development for teachers is shown to strengthen their conflict management capabilities. This study provides practical insights for pesantren administrators and teachers in developing holistic approaches to conflict resolution and contributes to the literature on conflict management in faith-based educational institutions.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-07