PENERAPAN TERAPI MUROTAL UNTUK MENGURANGI INSOMNIA PADA REMAJA DI DESA GANDEKAN

Penulis

  • Nila Karunia Putri Universitas Aisyiyah Surakarta
  • Didik Iman Margatot Universitas Aisyiyah Surakarta
  • Yohana Ika Prastiwi RSUD Ir. Soekarno Kabupaten Sukoharjo

Kata Kunci:

Insomnia, KSPBJ-IRS, Remaja, Terapi murottal Al-Qur'an

Abstrak

Latar Belakang: Insomnia merupakan gangguan tidur yang ditandai dengan kesulitan memulai tidur, mempertahankan tidur, atau bangun lebih awal sehingga berdampak pada penurunan kualitas hidup dan aktivitas sehari-hari pada remaja. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengatasi insomnia adalah terapi murottal Al-Qur'an yang memberikan efek relaksasi sehingga membantu meningkatkan kualitas tidur. Tujuan: Mendeskripsikan penerapan terapi murottal Al-Qur'an untuk mengurangi insomnia pada remaja di Desa Gandekan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain studi kasus pada dua remaja yang mengalami insomnia di Desa Gandekan yang diukur menggunakan instrumen Kelompok Studi Psikiatri Biologi Jakarta–Insomnia Rating Scale (KSPBJ-IRS). Terapi diberikan selama 7 hari berturut-turut dengan durasi ±15 menit setiap malam dan dilakukan evaluasi harian. Hasil: Terjadi penurunan skor insomnia dari kategori berat menjadi ringan, yaitu dari 36 menjadi 21 pada responden pertama dan dari 33 menjadi 23 pada responden kedua. Penurunan skor terjadi secara bertahap selama tujuh hari pelaksanaan terapi. Kesimpulan: Penerapan terapi murottal Al-Qur'an selama tujuh hari dapat menurunkan tingkat insomnia pada kedua remaja di Desa Gandekan. Terapi murottal Al-Qur'an dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis untuk membantu mengurangi insomnia pada remaja.

Background: Insomnia is a sleep disorder characterized by difficulty initiating sleep, maintaining sleep, or waking up earlier than desired, which can lead to a decline in quality of life and daily functioning among adolescents. One of the non-pharmacological interventions that can be used to address insomnia is Qur’anic murottal therapy, which provides a relaxation effect that helps improve sleep quality. Objective: To describe the application of Qur’anic murottal therapy in reducing insomnia among adolescents in Gandekan Village. Methods: This study used a descriptive method with a case study design involving two adolescents experiencing insomnia in Gandekan Village. Insomnia levels were measured using the Jakarta Biological Psychiatry Study Group–Insomnia Rating Scale (KSPBJ-IRS). The intervention was administered for 7 consecutive days, approximately 15 minutes each night, with daily evaluations. Results: There was a decrease in insomnia scores from severe to mild category, from 36 to 21 in the first respondent and from 33 to 23 in the second respondent. The reduction in scores occurred gradually over the seven days of therapy implementation. Conclusion: The application of Qur’anic murottal therapy for seven days was able to reduce insomnia levels in both adolescents in Gandekan Village. Qur’anic murottal therapy can be considered a non-pharmacological nursing intervention to help reduce insomnia in adolescents.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-30