TRANSFORMASI SATPOL PP KOTA SURAKARTA DALAM MENGATUR MASYARAKAT DENGAN PENDEKATAN HUMANIS SEBAGAI RESPON TERHADAP TANTANGAN MASYARAKAT YANG TIDAK BERSIMPATI

Penulis

  • Hisyam Chamid Bararau Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Muhammad Naufal Nibras Universitas Muhammadiyah Surakarta

Kata Kunci:

Ketertiban masyarakat, Stabilitas sosial, Harmoni sosial, Norma sosial

Abstrak

Ketertiban masyarakat merupakan dasar penting bagi stabilitas sosial dan harmoni, melibatkan pemeliharaan norma, hukum, dan keamanan oleh semua anggota masyarakat. Di Surakarta, ketertiban mencakup aspek sejarah, budaya, sosial, dan ekonomi, menghadapi tantangan dalam menggabungkan tradisi dan modernitas serta dampak urbanisasi. Satpol PP berperan penting dalam penegakan ketertiban, meski menghadapi stigma negatif dari masyarakat yang menghambat kerja sama. Untuk mengatasi masalah ini, Satpol PP mengadopsi pendekatan humanistik, mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, empati, dan penghormatan terhadap harkat manusia, bertujuan memulihkan kepercayaan dan meningkatkan dukungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan memahami bagaimana pendekatan humanis Satpol PP Surakarta dapat menciptakan keharmonisan dan ketertiban di tengah tantangan masyarakat yang tidak bersimpati dengan Satpol PP. Pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi deskriptif digunakan untuk memahami fenomena yang diamati melalui pengamatan langsung, analisis literatur ilmiah, dan interpretasi data. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan tentang efektivitas pendekatan humanis dalam meningkatkan kerja sama antara Satpol PP dan masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan.

 

Unduhan

Diterbitkan

2024-07-20