PERAN LITERASI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN
Kata Kunci:
Literasi, Kualitas Pendidikan, Gerakan Literasi Sekolah, Pendidikan Karakter, Literasi DigitalAbstrak
Literasi memegang peran fundamental dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran literasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, mencakup literasi baca tulis, numerasi, literasi digital, dan literasi sains. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif berdasarkan kajian berbagai sumber akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa sekolah yang memiliki program literasi yang kuat menunjukkan peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa, kemampuan berpikir kritis, dan pembentukan karakter. Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di Indonesia telah menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional, dilaksanakan melalui tahapan pembiasaan, pengembangan, dan pembelajaran. Literasi tidak hanya relevan dalam lingkungan pendidikan formal, tetapi juga berperan penting dalam pemberdayaan masyarakat dan terwujudnya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di bidang pendidikan berkualitas. Literasi digital menjadi dimensi yang semakin krusial di era transformasi digital saat ini. Kajian ini merekomendasikan agar program literasi diimplementasikan secara sistematis dan berkesinambungan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan pendidikan, mulai dari pemerintah, sekolah, keluarga, hingga masyarakat.
Literacy plays a fundamental role in improving the quality of education and human development. This study aims to examine the role of literacy in improving the quality of education, encompassing reading literacy, writing, numeracy, digital literacy, and scientific literacy. The method used is a systematic literature review with a qualitative descriptive approach. The results show that schools with strong literacy programs demonstrate significant improvements in student learning outcomes, critical thinking skills, and character development. The School Literacy Movement (Gerakan Literasi Sekolah/GLS) in Indonesia has become a strategic instrument for improving national education quality, implemented through the stages of habituation, development, and learning. Literacy is not only relevant in formal educational settings but also plays a key role in community empowerment and the realization of Sustainable Development Goals (SDGs) in quality education. Digital literacy has emerged as a particularly critical dimension in the current era of digital transformation. This study recommends that literacy programs be implemented systematically and continuously by involving all educational stakeholders including government, schools, families, and communities.


