ANALISIS ETIKA BISNIS ISLAM DAN PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA DALAM PENCEGAHAN KECURANGAN PADA UMKM

Penulis

  • Marhum Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Raha
  • Sitti Hilmiah Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Raha
  • Ermianti Ato Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Raha

Kata Kunci:

Etika Bisnis Islam, Pertanggungjawaban Pidana, Kecurangan, Umkm, Hukum Pidana Islam, Pencegahan Fraud, Nilai-Nilai Syariah

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sinergi antara Etika Bisnis Islam dan pertanggungjawaban pidana dalam upaya mencegah praktik kecurangan pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai etika bisnis Islam seperti kejujuran, keadilan, amanah, dan tanggung jawab dapat menjadi mekanisme preventif yang efektif dalam menekan perilaku kecurangan. Di sisi lain, pertanggungjawaban pidana dalam hukum positif maupun hukum pidana Islam memberikan efek jera bagi pelaku yang melakukan tindak kecurangan. Studi ini menyimpulkan bahwa kolaborasi antara internalisasi nilai-nilai syariah dan penerapan sanksi hukum pidana dapat memperkuat sistem pengendalian perilaku kecurangan pada UMKM.

This study aims to analyze the synergy between Islamic Business Ethics and criminal liability in efforts to prevent fraudulent practices among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSME). The research employed a qualitative approach with data collected through interviews, observation, and documentation studies. The findings indicate that the application of Islamic business ethics values such as honesty, justice, trustworthiness, and responsibility can serve as an effective preventive mechanism in reducing fraudulent behavior. On the other hand, criminal liability within both positive law and Islamic criminal law provides a deterrent effect for perpetrators who commit fraud. This study concludes that the collaboration between the internalization of sharia values and the enforcement of criminal sanctions can strengthen the control system against fraudulent behavior within MSMEs.

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-30