STUDI DESKRIPTIF TENTANG KOMUNIKASI ORGANISASI DAN BUDAYA ORGANISASI DALAM AKTIVITAS KEPENGURUSAN HIMPUNAN MAHASISWA MANAJEMEN UBB
Kata Kunci:
Komunikasi Organisasi, Budaya Organisasi, Organisasi Mahasiswa, HIMAMA UBBAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mendalam mengenai cara berkomunikasi dalam organisasi serta budaya yang ada di Himpunan Mahasiswa Manajemen (HIMAMA) Universitas Bangka Belitung. Latar belakang kajian ini adalah perubahan yang terjadi dalam organisasi, yang memperlihatkan adanya masalah dalam koordinasi, kesalahan dalam menyampaikan informasi, dan penerapan nilai budaya organisasi yang belum merata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan cara melakukan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen relevan untuk meneliti fenomena komunikasi formal, informal, dan digital di dalam struktur kepengurusan HIMAMA. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dalam organisasi berlangsung melalui pertemuan, grup WhatsApp, serta interaksi tidak resmi di antara anggota, yang umumnya terjadi secara dua arah namun masih menghadapi tantangan, terutama dalam hal konsistensi jadwal pertemuan dan dominasi pengambilan keputusan oleh ketua. Budaya organisasi HIMAMA menekankan pada kolaborasi, disiplin, tanggung jawab, dan inovasi, namun penerapannya belum merata di semua biro. Hasil penelitian juga menunjukkan adanya saling penguatan antara komunikasi dan budaya organisasi, di mana komunikasi yang efektif menjadi saluran utama dalam pembentukan dan penyebaran nilai budaya, sedangkan budaya organisasi yang kokoh berperan dalam memandu perilaku komunikasi anggotanya. Penelitian ini merekomendasikan untuk memperkuat mekanisme koordinasi, membuat jadwal pertemuan yang lebih teratur, serta meningkatkan partisipasi anggota untuk mendukung efektivitas organisasi..
This study aims to provide an in-depth overview of communication methods within the organization as well as the culture present in the Management Student Association (HIMAMA) of Bangka Belitung University. The background of this study is the changes occurring within the organization, which show problems in coordination, errors in conveying information, and uneven application of organizational cultural values. The method used in this study is qualitative descriptive, conducted through in-depth interviews, participatory observation, and analysis of relevant documents to examine formal, informal, and digital communication phenomena within the HIMAMA management structure. Findings from the study indicate that communication within the organization occurs through meetings, WhatsApp groups, and informal interactions among members, which generally take place in a two-way manner but still face challenges, particularly in terms of consistency of meeting schedules and decision-making being dominated by the chairperson. The organizational culture of HIMAMA emphasizes collaboration, discipline, responsibility, and innovation, but its implementation has not been uniform across all bureaus. The study also shows a reinforcing relationship between communication and organizational culture, where effective communication serves as the main channel for the formation and dissemination of cultural values, while a strong organizational culture plays a role in guiding members' communication behavior. This study recommends strengthening coordination mechanisms, creating a more regular meeting schedule, and enhancing member participation to support organizational effectiveness




