STUDI QUR’AN: PROSES PENGUMPULAN AL-QUR’AN MASA NABI MUHAMMAD DAN MASA PARA SAHABAT
Kata Kunci:
Jam‘Ul Qur’an, Pengumpulan Al-Qur’an, Mushaf Utsmani, Ulumul Qur’anAbstrak
Al-Qur’an merupakan kitab suci umat Islam yang keaslian dan keutuhannya dijaga sejak masa pewahyuan hingga kini. Penjagaan tersebut tidak terlepas dari proses jam‘ul Qur’an (pengumpulan Al-Qur’an) yang berlangsung secara historis pada masa Nabi Muhammad ﷺ dan para sahabat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis proses pengumpulan Al-Qur’an pada masa Nabi Muhammad ﷺ, masa Khalifah Abu Bakar ash-Shiddiq, dan masa Khalifah Utsman bin Affan, serta menjelaskan latar belakang dan metode yang digunakan dalam setiap periode tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-deskriptif, melalui penelaahan literatur klasik dan kontemporer dalam bidang ‘ulum al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada masa Nabi ﷺ, Al-Qur’an dijaga melalui hafalan dan penulisan wahyu secara terpisah tanpa pembukuan resmi. Pada masa Abu Bakar, Al-Qur’an dikodifikasi dalam satu mushaf sebagai respons atas wafatnya banyak penghafal Al-Qur’an pasca Perang Yamamah. Selanjutnya, pada masa Utsman bin Affan, dilakukan penyeragaman mushaf untuk menghindari perbedaan bacaan akibat variasi dialek di wilayah Islam yang semakin luas. Penelitian ini menegaskan bahwa proses jam‘ul Qur’an merupakan bukti historis dari upaya kolektif umat Islam dalam menjaga kemurnian Al-Qur’an sekaligus mencerminkan bentuk penjagaan ilahi terhadap kitab suci tersebut.




