PENGARUH ANIME NARUTO TERHADAP SISTEM POLITIK INDONESIA
Kata Kunci:
Pengaruh, Anime Naruto, Sistem Politik, IndonesiaAbstrak
Penelitian ini menganalisis pengaruh serial anime Naruto, terhadap sistem politik di Indonesia. Anime Naruto sangat populer di kalangan anak-anak, remaja, dan juga dewasa, tidak hanya menjadi hiburan tetapi, juga mempengaruhi cara pandang, dan nilai-nilai politik bagi penggemarnya. Melalui pendekatan kuantitatif, studi ini mengeksplorasi bagaimana narasi, dan karakter dalam Naruto, seperti kepemimpinan, keadilan, dan perjuangan melawan tirani, serta, dapat berkontribusi pada kesadaran politik, dan partisipasi politik warga negara muda Indonesia. Data dikumpulkan melalui kuisioner dan survei, melalui penggemar Naruto dari beberapa informan saja. Hasil penelitian menunjukkan adanya tanggapan posistif, antara konsumsi Anime Naruto dengan peningkatan minat dan pemahaman politik, khususnya dalam hal nilai demokrasi, kepemimpinan, dan mengetahui betapa pentingnya berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa, media populer seperti anime dapat menjadi sarana alternatif yang mudah, dalam pembentukan kesadaran politik di Indonesia.
This study analyses the influence of the Naruto anime series on the political system in Indonesia. Naruto Anime is very popular among children, teenagers, and adults alike, serving not only as entertainment but also influencing the political views and values of its fans. Using a quantitative approach, this study explores how the narratives and characters in Naruto, such as leadership, justice, and the struggle against tyranny, can contribute to the political awareness and political participation of young Indonesian citizens. Data was collected through questionnaires and surveys of Naruto fans from several informants. The results of the study show a positive response between the consumption of Naruto Anime and an increase in political interest and understanding, particularly in terms of democratic values, leadership, and the importance of participating in society. These findings confirm that popular media such as anime can be an accessible alternative means of shaping political awareness in Indonesia.




