KEBIJAKAN DAN STRATEGI PEMERINTAH KOTA TANJUNGPINANG DALAM UPAYA PENGURANGAN KEMISKINAN: PENDEKATAN TERPADU UNTUK PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

Penulis

  • Dival Aril Putra Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Erhan Aziz Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Juranda Universitas Maritim Raja Ali Haji

Kata Kunci:

Kemiskinan, Kebijakan Pemerintah, Dinas Sosial, Tanjungpinang, UMKM, Intervensi Sosial

Abstrak

Kemiskinan masih menjadi tantangan utama yang dihadapi Pemerintah Kota Tanjungpinang, sehingga diperlukan upaya komprehensif yang melibatkan kerja sama lintas sektor untuk menangani masalah ini secara efektif. Bertumpu pada kebijakan nasional serta program daerah, pemerintah melaksanakan strategi berupa pemberian bantuan, pelatihan, dan penguatan ekonomi lokal agar kelompok masyarakat miskin memperolah akses yang lebih baik terhadap pendidikan, kesehatan, serta kebutuhan pokok. Peran Dinas Sosial dan berbagai lembaga sangat krusial dalam advokasi, edukasi, dan reintegrasi sosial, yang bertujuan mencegah eksploutasi dan meningkatkan partisipasi kelompok rentan secara aktif dalam kehidupan bermasyarakat. Kondisi spesifik di wilayah pesisir, seperti Kelurahan Dompak, memperlihatkan bahwa perubahan positif hanya bisa dicapai melalui penyesuaian program dengan karakteristik budaya dan ekonomi lokal. Pengembangan koperasi dan usaha mikro menjadi fokus strategis pemerintah yang didukung oleh pelatihan intensif, fasilitasi modal, dan akses pemasaran, sehingga pelaku UMKM mampu meningkatkan pandapatan dan memperluas kesempatan kerja. Proses monitoring dan evaluasi dilakukan secara rutin untuk memastikan kebijakan berjalan tepat sasaran dan menyesuaikan strategi jika menemukan kendala implementasi. Kerja sama dengan akademisi serta lembaga swadaya masyarakat turut memperkuat inovasi, akuntabilitas, dan efektivitas intervensi program. Penuruan angka kemiskinan secara bertahap, pertumbuhan UKMK yang signifikan, dan meiningkatnya keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan program dilihat dari data statistik. Dengan pendekatan regulatif. Partiipasif, dan berbasis data evaluasi, diharapkan strategi pengurangan kemiskinan di Kota Tanjungpinang mampu menciptakan kesejahteraan sosial yang berkelanjutan dan inklusif.

Poverty remains the central challenge faced by the Tanjungpinang City Government, necessitating integrated efforts and sectoral collaboration for effective mitigation. Grounded in both national and local policies, the government implements strategies such as assistance programs, training initiatives, and local economic empowerment to improve access for poor communities to education, healthcare, and basic needs. The Social Service Agency and partner institutions play a pivotal role in advocacy, education, and social reintegration to prevent exploitation and encourage the active participation of vulnerable groups in society. In coastal areas like Dompak, success requires tailored programs that address local cultural and economic nuances. The development of cooperatives and microenterprises is a strategic priority, enhanced by training, capital support, and marketing facilitation, enabling MSMEs to increase income and expand employment opportunities. Regular monitoring and evaluation ensures alignment with community needs and supports strategic adjustments where implementation barriers arise. Collaboration with academics and non-governmental organizations strengthens innovation, accountability, and program effectiveness. Statistical evidence indicates a gradual reduction in poverty rates, significant MSME growth, and increased community involvement. Through regulatory, participatory, and data-driven approaches, Tanjungpinang's poverty reduction strategies are expected to deliver sustainable and inclusive social welfare improvements.

 

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30