ANALISIS LAPORAN KEUANGAN KOPERASI SERBA USAHA PADA KOPERASI SERBA USAHA SEJAHTERA PERIODE 2021-2023
Kata Kunci:
Koperasi Serba Usaha, Laporan Keuangan, Rasio Profitabilitas, Rasio Likuiditas, Kinerja KeuanganAbstrak
Dengan menggunakan analisis rasio keuangan, terutama rasio profitabilitas dan likuiditas, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja keuangan Koperasi Serba Usaha (KSU) Sejahtera selama periode 2021–2023. Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Gross Profit Margin (GPM), dan Profit Margin Ratio (PMR) adalah rasio profitabilitas yang digunakan. Rasio likuiditas juga termasuk Current Ratio dan Cash Ratio. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder dari Laporan Keuangan KSU Sejahtera, yang dikumpulkan dari laporan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa KSU Sejahtera secara umum mampu menghasilkan peningkatan Sisa Hasil Usaha (SHU) selama periode penelitian, yang menunjukkan kinerja profitabilitas yang relatif baik dan stabil. Namun, di sisi likuiditas, meskipun Current Ratio menunjukkan kemampuan koperasi memenuhi kewajiban jangka pendek berada pada kondisi yang cukup baik, Cash Ratio malah menunjukkan kondisi yang tidak sehat. Hal tersebut menunjukkan bahwa kas dan setara kas yang dimiliki oleh perusahaan belum cukup untuk menutup kewajiban lancar secara langsung, melainkan masih bergantung pada aktivasi aset lancar lainnya. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan KSU Sejahtera dalam periode 2021–2023 cukup baik dalam sisi profitabilitas, namun belum cukup baik dalam sisi likuiditas tepatnya Cash Ratio. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pengurus koperasi dalam meningkatkan pengelolaan kas serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya terkait analisis kinerja keuangan koperasi.
Using financial ratio analysis, particularly profitability and liquidity ratios, this study aims to evaluate the financial performance of the Sejahtera Multipurpose Cooperative (KSU) during the 2021–2023 period. Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Gross Profit Margin (GPM), and Profit Margin Ratio (PMR) are the profitability ratios used. Liquidity ratios also include the Current Ratio and Cash Ratio. This study uses a quantitative method with secondary data from the KSU Sejahtera Financial Report, collected from the Annual Members Meeting (RAT) report. The results show that KSU Sejahtera was generally able to generate an increase in Operating Surplus (SHU) during the study period, indicating relatively good and stable profitability performance. However, in terms of liquidity, although the Current Ratio indicates the cooperative's ability to meet short-term obligations is in a fairly good condition, the Cash Ratio actually indicates an unhealthy condition. This indicates that the company's cash and cash equivalents are not sufficient to cover current liabilities directly, but still depend on the activation of other current assets. Therefore, it can be concluded that KSU Sejahtera's financial performance in the 2021–2023 period was quite good in terms of profitability, but not yet satisfactory in terms of liquidity, specifically the Cash Ratio. The results of this study are expected to provide evaluation material for cooperative management in improving cash management and serve as a reference for further research related to cooperative financial performance analysis.




