KEGIATAN SOSIALISASI PENINGKATAN PERAN PEREMPUAN DALAM PEMBANGUNAN DESA BELABAJA KECAMATAN NAGAWUTUNG KABUPATEN LEMBATA

Penulis

  • Habel Junardi Nakmofa Katolik Widya Mandira Kupang
  • Veronika Ina Assan Boro Katolik Widya Mandira Kupang

Kata Kunci:

Sosialisasi, Peran Perempuan, Pembangunan Desa, Pemberdayaan Perempuan

Abstrak

Kegiatan sosialisasi peningkatan peran perempuan dalam pembangunan Desa Belabaja, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi perempuan desa dalam proses pembangunan. Perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan desa, namun keterlibatan mereka masih sering menghadapi berbagai hambatan struktural dan kultural. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 24 Juli 2024 dengan menggunakan pendekatan partisipatif, di mana perempuan desa dilibatkan sebagai subjek utama kegiatan. Metode yang digunakan meliputi pemaparan materi, diskusi kelompok, serta sesi tanya jawab yang dirancang secara komunikatif dan kontekstual. Materi sosialisasi menekankan peran perempuan dalam perencanaan pembangunan, kegiatan ekonomi, dan kehidupan sosial kemasyarakatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan motivasi peserta untuk terlibat aktif dalam pembangunan desa. Selain itu, kegiatan ini berhasil mengidentifikasi potensi perempuan serta hambatan yang dihadapi dalam partisipasi pembangunan. Kegiatan sosialisasi juga berkontribusi dalam memperkuat jejaring sosial antarperempuan desa. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi langkah awal yang strategis dalam mendorong pemberdayaan perempuan secara berkelanjutan. Diperlukan tindak lanjut dan dukungan dari berbagai pihak agar peran perempuan dalam pembangunan Desa Belabaja dapat terus ditingkatkan.

The socialization activity aimed at enhancing women’s roles in the development of Belabaja Village, Nagawutung District, Lembata Regency was conducted to improve women’s knowledge, awareness, and participation in village development processes. Women play a strategic role in rural development; however, their involvement often encounters structural and cultural barriers. This activity was carried out on Wednesday, July 24, 2024, using a participatory approach that positioned village women as the main subjects of the program. The methods employed included material presentations, group discussions, and question-and-answer sessions designed in a communicative and contextual manner. The socialization materials emphasized women’s roles in development planning, economic activities, and social community life. The results indicate an increase in participants’ understanding and motivation to actively engage in village development. Furthermore, the activity successfully identified women’s potential as well as the challenges they face in participating in development initiatives. The program also contributed to strengthening social networks among village women. Therefore, this socialization activity serves as a strategic initial step in promoting sustainable women’s empowerment. Continued support and follow-up actions from relevant stakeholders are necessary to further optimize women’s roles in the development of Belabaja Village.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30