MENGELOLA DILEMA ETIKA DALAM PERUSAHAAN KELUARGA: STRATEGI MENJAGA KESELARASAN ANTARA NILAI KELUARGA DAN TUNTUTAN BISNIS MODERN

Penulis

  • Anugerah Mardiah Putri Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Muhammad Chaerul Rizky Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Hernita Putri Togito Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Azra Nadiah Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Sindi Eka Rifani Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Putri Naila Husna Universitas Pembangunan Panca Budi

Kata Kunci:

Perusahaan Keluarga, Dilema Etika, Tata Kelola Perusahaan, Profesionalisme Kerja, Etika Bisnis

Abstrak

Perusahaan keluarga memiliki karakteristik unik karena keterlibatan hubungan kekeluargaan dalam pengelolaan bisnis, yang sering kali memunculkan dilema etika dalam praktik organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk dilema etika yang muncul dalam perusahaan keluarga, strategi yang digunakan untuk mengelola dilema tersebut, serta dampaknya terhadap keharmonisan hubungan keluarga, kepercayaan karyawan non-keluarga, dan profesionalisme kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap informan kunci yang terdiri dari pemilik perusahaan, anggota keluarga yang terlibat dalam manajemen, manajer, dan karyawan non-keluarga. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling hingga mencapai kejenuhan data. Data dianalisis menggunakan analisis tematik melalui tahapan transkripsi, reduksi data, kodefikasi, dan identifikasi tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dilema etika dalam perusahaan keluarga terutama terjadi pada penempatan jabatan dan promosi, pembagian tugas dan tanggung jawab, pengelolaan keuangan dan aset perusahaan, serta perbedaan perlakuan antara karyawan keluarga dan non-keluarga. Strategi pengelolaan dilema etika yang diterapkan, seperti komunikasi informal dan musyawarah keluarga, terbukti efektif dalam menjaga keharmonisan hubungan keluarga dan mereduksi konflik jangka pendek. Namun, strategi tersebut masih bersifat parsial dalam membangun kepercayaan karyawan non-keluarga dan meningkatkan profesionalisme kerja. Penelitian ini merekomendasikan penguatan tata kelola formal melalui penerapan standar operasional prosedur, aturan tertulis, struktur organisasi yang jelas, serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas sebagai upaya integrasi nilai keluarga dan praktik profesional yang berkelanjutan.

Family firms possessed unique characteristics due to the involvement of family relationships in business management, which often gave rise to ethical dilemmas in organizational practices. This study aimed to analyze the forms of ethical dilemmas that emerged in family firms, the strategies employed to manage these dilemmas, and their impacts on family harmony, the trust of non-family employees, and work professionalism. This research adopted a descriptive qualitative approach, with data collected through in-depth interviews with key informants consisting of business owners, family members involved in management, managers, and non-family employees. Informants were selected using purposive sampling until data saturation was achieved. The data were analyzed using thematic analysis through the stages of transcription, data reduction, coding, and theme identification. The findings indicated that ethical dilemmas in family firms primarily occurred in job placement and promotion, the distribution of tasks and responsibilities, the management of financial resources and company assets, as well as differences in treatment between family and non-family employees. The strategies applied to manage ethical dilemmas, such as informal communication and family deliberation, were found to be effective in maintaining family harmony and reducing short-term conflicts. However, these strategies remained partial in building organizational trust, particularly among non-family employees, and in enhancing overall work professionalism. This study recommended strengthening formal corporate governance through the implementation of standard operating procedures, written regulations, clear organizational structures, and increased transparency and accountability as efforts to integrate family values with sustainable professional practices.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30