PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN BOLU KLEMBEN SUBTITUSI TEPUNG MOCAF (MODIFIED CASSAVA FLOUR) PADA MATA KULIAH PAGELARAN CIPTA KARYA KULINER
Kata Kunci:
Video Pembelajaran, Bolu Klemben, Tepung Mocaf, Model 4dAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tahapan pengembangan media video pembelajaran bolu klemben dengan substitusi tepung MOCAF (Modified Cassava Flour) pada mata kuliah Pagelaran Cipta Karya Kuliner. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menerapkan model pengembangan 4D yang meliputi tahap (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode kuesioner menggunakan instrumen angket yang mencakup instrumen uji kelayakan oleh ahli materi, ahli media, dan ahli desain pembelajaran. Hasil penelitian pengembangan media video pembelajaran menunjukkan bahwa: (a) pada tahap Define diperoleh data berupa analisis awal, analisis peserta didik, analisis tugas, analisis konsep, dan analisis tujuan pembelajaran; (b) pada tahap Design diperoleh data terkait penyusunan naskah dan storyboard; (c) pada tahap Develop dilakukan uji validitas oleh para ahli dengan hasil penilaian dari ahli materi sebesar 94,5%, ahli media sebesar 96,4%, dan ahli desain pembelajaran sebesar 96,6%. Seluruh hasil validasi tersebut berada pada kualifikasi “Sangat Layak”. Dengan demikian, media video pembelajaran yang dikembangkan sangat layak digunakan sebagai sumber belajar mandiri bagi mahasiswa pada mata kuliah Pagelaran Cipta Karya Kuliner; dan (d) pada tahap Disseminate dilakukan penyebarluasan produk melalui platform YouTube yang dapat diakses melalui tautan https://youtu.be/R_M2bQjxcZc?si=jT5YJl6q4u0VoOJG.
This study aims to describe the stages in developing a learning video on bolu klemben using MOCAF (Modified Cassava Flour) substitution for the Pagelaran Cipta Karya Kuliner course. The study employed a Research and Development (R&D) approach using the 4D development model, which consists of Define, Design, Develop, and Disseminate stages. Data were collected using a questionnaire method with survey instruments, including feasibility evaluation instruments assessed by a subject matter expert, a media expert, and a learning design expert. The results of the development are as follows: (a) The Define stage produced data from initial analysis, learner analysis, task analysis, concept analysis, and learning objective analysis. (b) The Design stage generated data related to scriptwriting and storyboard development. (c) The Develop stage involved expert validation, resulting in a validity score of 94,5% from the subject matter expert, 96.4% from the media expert, and 96.6% from the learning design expert. All validation results fall into the “Very Feasible” category. Therefore, the developed learning video is highly feasible for use as an independent learning resource for students in the Pagelaran Cipta Karya Kuliner course. (d) The Disseminate stage involved distributing the product through YouTube, accessible via the following link: https://youtu.be/R_M2bQjxcZc?si=jT5YJl6q4u0VoOJG




