PENERAPAN NILAI-NILAI FILOSOFI KAIZEN PADA MATA PELAJARAN PRODUKTIF UNTUK MENINGKATKAN SOFT SKILL SISWA SMK (Studi Kasus di SMKN 4 Kota Banjar)

Penulis

  • Ayi Najmul Hidayat Universitas Islam Nusantara
  • Sobari Universitas Islam Nusantara
  • Carso Universitas Islam Nusantara

Kata Kunci:

Kaizen, 5S, Soft Skill, Pendidikan Vokasi, Teaching Factory, Budaya Kerja Industri

Abstrak

Kesenjangan antara kompetensi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan tuntutan budaya kerja industri masih menjadi faktor determinan tingginya tingkat pengangguran terbuka di Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dan efektivitas implementasi nilai filosofi Kaizen (perbaikan berkelanjutan) melalui metode 5S pada mata pelajaran produktif di SMKN 4 Kota Banjar dalam upaya meningkatkan soft skill siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi teknik yang meliputi observasi partisipatif di bengkel Teknik Sepeda Motor (TSM), studi dokumentasi terhadap program kerja dan artefak fisik 5S, serta wawancara mendalam dengan 17 informan kunci yang terdiri dari Kepala Sekolah, Waka Kurikulum, Ketua Program Keahlian, guru produktif, dan siswa. Secara teoritis, penelitian ini berlandaskan pada konsep manajemen mutu Kaizen dan siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act), yang disinergikan dengan kebijakan revitalisasi SMK melalui Link and Match 8+i serta penguatan Profil Pelajar Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi 5S (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) telah terlembaga secara terstruktur melalui dokumen perencanaan, morning briefing, dan mekanisme audit berkala. Temuan lapangan mengonfirmasi peningkatan signifikan pada dimensi soft skill siswa, khususnya pada aspek kedisiplinan (self-discipline), tanggung jawab terhadap aset (sense of ownership), serta kemampuan kerja sama tim. Disimpulkan bahwa integrasi budaya Kaizen dalam pembelajaran produktif bukan sekadar prosedur teknis, melainkan instrumen pedagogis yang efektif untuk mentransformasi budaya sekolah menjadi budaya industri, sehingga meningkatkan kesiapan kerja lulusan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30