SISTEM PENGELOLAAN KEUANGAN MASJID BERDASARKAN INTERPRETASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN 35

(Studi Pada Masjid Ar Raudhoh Telanaipura)

Penulis

  • Juliyati Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • H. Maulana Yusuf Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Kata Kunci:

Laporan Keuangan, Masjid, ISAK 35

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengelolaan keuangan pada Masjid Ar-Raudhoh Telanaipura sesuai ISAK 35. Jenis penelitian yang digunakan metode deskriptif kualitatif, dengan menggunakan data primer dan data sekunder yang menganalisis dari observasi, dokumentasi, dan wawancara. Sistem pengelolaan keuangan Masjid Ar-Raudhoh dalam pelaporan keuangan Masjid sudah dapat dikatakan sesuai standar karna di setiap transaksi keluar masuknya keuangan selalu di catat dan di laporkan kepada seluruh jamaah pada setiap jumat. Pencatatan pelaporan keuangan Masjid menggunakan sistem sendiri di mana masih melibatkan perbankan. Dalam mengelola keuangan, khususnya dilingkungan organisasi keagamaan seperti Masjid, transparansi dan akuntibilitas menjadi aspek kritis dalam menjaga kepercayaan dan dukungan jamaah dan masyarakat sekitarnya, dalam upaya mencapai tingkat akuntabilitas yang tinggi, Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) telah mengeluarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) berbasis syariah. yang di antaranya termasuk ISAK 35.

This study aims to examine the financial management of the Ar-Raudhoh Mosque in Telanaipura in accordance with ISAK 35. The research method used is a qualitative descriptive method, utilizing primary and secondary data analyzed through observation, documentation, and interviews. The Ar-Raudhoh Mosque's financial management system, in terms of financial reporting, can be considered standardized because every financial transaction is recorded and reported to the entire congregation every Friday. The mosque's financial reporting is recorded using its own system, which still involves banking. In managing finances, particularly within religious organizations such as mosques, transparency and accountability are critical aspects in maintaining the trust and support of the congregation and the surrounding community. In an effort to achieve a high level of accountability, the Financial Accounting Standards Board (DSAK) has issued Sharia-compliant Financial Accounting Standards (SAK), which include ISAK 35.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30