PENERAPAN KONSELING REALITAS DALAM MENINGKATAN SELF-AWARENESS PADA KORBAN KDRT DI UPTD PPA PROVINSI BALI

Penulis

  • Nisa Lovinantika Putri Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Nindia Pratitis Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Kata Kunci:

Stres Akut, Konseling Realitas, KDRT

Abstrak

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menimbulkan dampak psikologis yang signifikan pada korban, khususnya terkait rendahnya Self-Awareness, distorsi evaluasi diri, dan perasaan tidak berdaya. Self-Awareness merupakan kemampuan individu untuk mengenali emosi, kebutuhan, nilai, serta dampak perilaku terhadap diri sendiri, yang berperan penting dalam proses pemulihan psikologis korban KDRT. Penulisan ini bertujuan untuk mengkaji peran Konseling Realitas dalam meningkatkan Self-Awareness pada korban KDRT. Pada penelitian ini, peneliti melakukan intervensi psikologi dengan menggunakan Pendekatan Konseling Realitas, yang berlandaskan Choice Theory dan sistem WDEP (Wants, Doing, Evaluation, Planning), membantu korban menyadari kebutuhan dasar, mengevaluasi perilaku yang dijalani, serta memahami pilihan-pilihan perilaku yang lebih adaptif dan bertanggung jawab. Konseling Realitas ini diyakini dapat menurunkan rasa stress akut yang dialami. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan studi kasus. Kemudian untuk melakukan analisis asesmen, peneliti menggunakan Observasi, Wawancara, Tes WAIS, Tes Grafis, Tes SSCT, Tes 16PF, dan Tes DASS-42. Hasil dari penelitian ini Adalah Konseling Realitas dapat meningkatkan Self-Awareness sebagai dasar pengambilan Keputusan yang sehat dana daptif.

 

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30