PENERAPAN PENDEKATAN DEEP LEARNING OLEH GURU PPKN PADA SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 3 SAMARINDA
Kata Kunci:
Deep learning, Mindful Learning, Meaningful Learning, Joyful Learning, Guru Ppkn, Pendidikan PancasilaAbstrak
Anniza Cahya Utami, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman “Penerapan Pendekatan Deep Learning Oleh Guru PPKn Pada Siswa Kelas XI di SMA Negeri 3 Samarinda”. Di bawah bimbingan Nur fitri Handayani., M.Pd selaku Pembimbing I dan Dr. H. Asnar., M.Si selaku Pembimbing II. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui bagaimana penerapan pendekatan deep learning pada pembelajaran Pendidikan Pancasila oleh Guru PPkn. Jenis penelitian ini bertujuan melakukan identifikasi terhadap penerapan pendekatan deep learning oleh Guru PPkn di kelas XI di SMA Negeri 3 Samarinda. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2025. Subjek penelitian Guru PPkn, dan 6 responden siswa-siswi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mengkaji penerapan pendekatan deep learning oleh guru PPKn pada siswa kelas XI di SMA Negeri 3 Samarinda. Studi difokuskan pada tiga aspek utama: penerapan pendekatan deep learning, kendala yang dihadapi, dan upaya yang dihadapi dalam mengatasi kendala tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka dan praktik pendidikan di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PPKn di SMA Negeri 3 Samarinda telah mengimplementasikan pendekatan deep learning secara efektif melalui tiga prinsip utama, yaitu mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning. Namun, penelitian ini juga menemukan adanya kendala dalam penerapan deep learning, antara lain keterbatasan waktu akibat beban administrasi dan padatnya kurikulum, keterbatasan kreativitas dalam merancang pembelajaran, keterbatasan sarana dan prasarana, serta karakteristik materi PPKn yang cenderung abstrak dan normatif. Untuk mengatasi kendala tersebut, guru PPKn melakukan berbagai upaya strategis seperti mengikuti pelatihan, mempelajari model pembelajaran inovatif, meningkatkan kompetensi digital, memanfaatkan teknologi pembelajaran, serta menjalin kolaborasi lintas mata pelajaran.




