UPACARA ADAT RAMBU SOLO’ BAGI MASYARAKAT TORAJA UTARA
Kata Kunci:
Upacara adat, rambu solo’, masyarakat, toraja utaraAbstrak
Ritual adat Rambu Solo dan maknanya bagi masyarakat Toraja Utara menjadi subyek penelitian ini. Pengalaman, wawancara, dan observasi terhadap ritual kematian Rambu Solo di Toraja Utara dipadukan dengan metodologi penelitian sejarah seperti heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi sehingga membentuk penelitian deskriptif kualitatif ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upacara rambu solo’ merupakan salah satu budaya daerah Toraja Utara dan Toraja pada umumnya yang tidak dapat dipisahkan dengan masyarakat Toraja Utara karena memiliki nilai spiritual,nilai budaya,nilai sosial, dan nilai emosional yang telah berakar dalam kehidupan masyarakat dan perkembangan kebudayaan nasional.
The traditional Rambu Solo ritual and its meaning for the North Toraja people are the subjects of this investigation. Experience, interviews, and observations of the Rambu Solo's death ritual in North Toraja are coupled with historical research methodologies such as heuristics, critique, interpretation, and historiography to form this descriptive qualitative study.The research results show that the Rambu Solo’ ceremony is one of the cultures of the North Toraja region and Toraja in general which cannot be separated from the North Toraja community because it has spiritual values,cultural values,social values and emotional values which has been rooted in community life and the development of national culture.




