ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN ADITIF BUTANOL TERHADAP KUALITAS PRODUK BIODESEL DENGAN BERBAGAI RASIO

Penulis

  • Salzabila Rizkia Putri Politeknik Energi dan Mineral AKAMIGAS
  • M. Barik Zulkarnain Politeknik Energi dan Mineral AKAMIGAS
  • Nafilan Ferensi Harviana Politeknik Energi dan Mineral AKAMIGAS
  • Ade Christiano Politeknik Energi dan Mineral AKAMIGAS

Kata Kunci:

Biosolar, Butanol, Aditif, Kualitas, Rasio

Abstrak

Biodesel adalah bahan bakar yang menjadi salah satu bahan bakar alternatif yang menarik sebagai sumber energi terbarukan karena berpotensi untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mengurangi emisi gas rumah kaca. Namun, tantangan utama dalam produksi biodesel adalah meningkatkan kualitasnya agar memenuhi standar industri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan aditif butanol terhadap kualitas produk biosolar dengan variasi rasio tertentu. Aditif butanol dianggap memiliki potensi untuk meningkatkan kinerja biodiesel. Penambahan butanol dilakukan dengan berbagai rasio (5%, 10%, dan 15%) terhadap biosolar murni dengan metode pengadukan. Kualitas produk dievaluasi melalui analisis parameter fisikokimia seperti viskositas, kadar air dan nilai asam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan butanol menghasilkan perubahan yang signifikan dalam kualitas biodiesel. Penurunan viskositas dan peningkatan stabilitas oksidasi teramati pada tingkat tertentu dari penambahan butanol. Selain itu, karakteristik pembakaran juga mengalami peningkatan dengan penambahan butanol. Namun, perubahan ini cenderung tergantung pada rasio butanol yang digunakan. Penemuan ini menyoroti pentingnya optimasi rasio aditif butanol untuk memastikan produksi biodiesel yang berkualitas tinggi dengan sifat-sifat yang sesuai dengan standar industri pada bidang Minyak dan Gas. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan baru dalam pengembangan biosolar dengan penambahan aditif butanol sebagai upaya peningkatan kualitas bahan bakar nabati serta memperluas pemahaman tentang peran aditif dalam proses produksi biodiesel.

Biodesel is a fuel that is becoming one of the attractive alternative fuels as a renewable energy source as it has the potential to reduce dependence on fossil fuels and reduce greenhouse gas emissions. However, the main challenge in biodesel production is to improve its quality to meet industry standards. This study aims to analyze the effect of the addition of butanol additives on the quality of biodiesel products with certain ratio variations. Butanol additives are considered to have the potential to improve biodiesel performance. The addition of butanol was carried out with various ratios (5%, 10%, and 15%) to pure biodiesel by stirring method. Product quality was evaluated through analysis of physicochemical parameters such as viscosity, moisture content and acid value. The results showed that the addition of butanol resulted in significant changes in biodiesel quality. A decrease in viscosity and an increase in oxidation stability were observed at a certain level of butanol addition. In addition, combustion characteristics also improved with the addition of butanol. However, these changes tend to depend on the ratio of butanol used. These findings highlight the importance of optimizing the butanol additive ratio to ensure the production of high-quality biodiesel with properties that comply with industry standards in the Oil and Gas field. The results of the study are expected to provide new insights in the development of biodiesel with butanol additives as an effort to improve the quality of biofuels and expand the understanding of the role of additives in the biodiesel production process.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-27