ANALISIS FARMAKOEKONOMI METODE CEA PENGGUNAAN ANTIBIOTIK CEFOTAXIME DAN CEFOPERAZONE SULBACTAM PADA PASIEN INFEKSI SALURAN KEMIH DI RAWAT INAP RS PKU MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2025

Penulis

  • Diah Ayu Mustika Sari Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Kharisma Jayak Pratama Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Siwi Hastuti Universitas Duta Bangsa Surakarta

Kata Kunci:

Infeksi Saluran Kemih, Cefotaxime, Cefoperazone-Sulbactam, Efektivitas Biaya

Abstrak

Latar belakang: Infeksi Saluran Kemih merupakan salah satu penyakit infeksi yang sering ditemukan pada pasien rawat inap dan memerlukan pemilihan antibiotik yang efektif serta efisien dari segi biaya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai Average Cost-Effectiveness Ratio dan menentukan antibiotik yang paling cost-effective antara cefotaxime dan cefoperazone-sulbactam pada pasien Infeksi Saluran Kemih rawat inap di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan retrospektif. Data diperoleh dari instalasi rekam medis dan bagian administrasi Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta 2025. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 132 pasien Infeksi Saluran Kemih rawat inap yang menggunakan antibiotik cefotaxime atau cefoperazone-sulbactam. Efektivitas terapi diukur berdasarkan lama rawat inap pasien, sedangkan biaya yang dianalisis meliputi biaya medis langsung. Analisis efektivitas biaya dilakukan menggunakan metode Average Cost-Effectiveness Ratio. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya medis langsung pada penggunaan cefotaxime lebih rendah dibandingkan cefoperazone-sulbactam. Nilai Average Cost-Effectiveness Ratio cefotaxime lebih rendah dibandingkan cefoperazone-sulbactam, sehingga menunjukkan bahwa cefotaxime memiliki efektivitas biaya yang lebih baik dalam terapi Infeksi Saluran Kemih rawat inap. Kesimpulan: penelitian ini adalah antibiotik cefotaxime lebih cost-effective dibandingkan cefoperazone-sulbactam pada pasien Infeksi Saluran Kemih rawat inap di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-09