PERAN ORANG TUA DALAM MENJAGA KUALITAS HAFALAN AL-QUR’AN SANTRI DI SD FULLDAY TAHFIZH AL-KHOIR
Kata Kunci:
Manajemen Sinergi, Peran Orang Tua, Kualitas Hafalan, Madrasatul 'Ula, Distraksi GadgetAbstrak
Menghafal Al-Qur’an di usia dasar merupakan pilihan terbaik bagi orang tua dalam membentuk karakter anak, namun proses ini memerlukan manajemen sinergi yang kuat antara pihak sekolah dan rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam menjaga kualitas hafalan (itqan) santri di SD Fullday Tahfizh Al-Khoir serta mengidentifikasi hambatan nyata di lapangan, khususnya terkait manajemen waktu dan distraksi gadget/media sosial. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menempatkan orang tua sebagai madrasatul ’ula yang memiliki fungsi manajerial dalam pendampingan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah adalah mitra pendidikan, sehingga penyerahan tanggung jawab sepenuhnya kepada sekolah tanpa peran aktif orang tua berakibat pada penurunan kualitas hafalan. Instrumen kontrol berupa lembaran muraja’ah menjadi alat manajerial krusial dalam memonitoring progres santri. Kesimpulan penelitian menekankan pentingnya pengawasan orang tua terhadap penggunaan teknologi untuk memastikan efektivitas muraja’ah di rumah tetap terjaga.




