DAMPAK PERANG DAGANG AMERIKA SERIKAT - CINA TERHADAP EKONOMI ASEAN
Kata Kunci:
Amerika Serikat, Cina, Perang Dagang, Diplomasi Ekonomi, ASEANAbstrak
Artikel ini membahas mengenai peran diplomasi ekonomi antara Amerika Serikat dan Cina. Amerika Serikat, yang dikenal sebagai salah satu negara dengan kekuatan ekonomi dan diplomasinya. Namun, tidak semua negara mengetahui bahwa diplomasi Amerika hampir setara dengan kekuatan ekonominya. Tetap tak dapat dipungkiri, bahwa ekonomi Amerika teratas di antara negara yang lain, bahkan menurut data pada tahun 2012, PDB Amerika menyentuh angka $15,8 triliun. Berdasarkan hasil riset data yang dilakukan, Cina menjadi pesaing tangguh bagi Amerika dalam memperebutkan gelar ekonomi terkuat dan sangat berpengaruh. Hal ini dibuktikan pula dengan keterlibatan antara kedua negara dalam perang dagang yang mulai berlangsung pada tahun 2018. Hal ini tentu sangat menarik, mengingat bagaimana ekonomi dan diplomasi dapat memberikan pengaruh dan dampak yang besar terhadap kedua negara. Cina dapat dikatakan pesaing yang hebat dan tangguh, sebab tidak menunjukkan rasa gentar sedikitpun atas ancaman yang diberikan. Begitupun sebaliknya Amerika, mempertahankan harga diri dan memperjelas kedudukannya, bahwa kehadiran Amerika, bukanlah suatu hal yang dapat dianggap remeh. Artikel ini, akan dibahas dan diperjelas mengenai hubungan dan pengaruh kedua negara terutama di dalam bidang ekonomi dan kegiatan berdiplomasinya. Perlu diketahui bahwa perang dagang menyebabkan berbagai dampak ke negara-negara sekitar, seperti negara-negara ASEAN. ASEAN dikenal dengan perkumpulan antara negara maju dan negara berkembang yang ada di Kawasan Asia Tenggara. Namun negara-negara yang tergabung di dalam ASEAN masih dominan dengan negara berkembang, sehingga dampak dari perang dagang dapat dirasakan terhadap negara-negara yang ada di ASEAN.




