METODE GAME BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN MEMBACA AKSARA BALI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 DENPASAR
Kata Kunci:
Game Based Learning, Membaca Aksara Bali, SMP Negeri 1 DenpasarAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan kemampuan siswa dalam membaca aksara Bali yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang kurang bervariatif. Oleh karena itu dalam penelitian ini terdapat dua pembahasan yaitu, (1) Penerapan métode Game Based Learning pada pembelajaran membaca aksara Bali pada kelas VII SMP Negeri 1 Denpasar (2) Dampak yang dirasakan guru dan siswa dalam penerapan métode Game Based Learning dalam pembelajaran membaca aksara Bali. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori konstruksivisme, behaviorisme, dan kognitif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualititatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan metode Game Based Learning melalui permainan kartu aksara Bali seperti tebak kata dan sambung kata yang mampu meningkatkan motivasi, minat dan keaktifan siswa dalam pembelajaran. Selain itu, kemampuan siswa dalam membaca aksara Bali juga mengalami peningkatan. Metode ini juga mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam memperkuat interaksi sosial serta menumbuhkan rasa kompetitif yang positif diantara siswa. Dengan demikian, metode Game Based Learning dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran aksara Bali.
This research is motivated by the low interest and ability of students in reading Balinese script caused by the use of less varied learning methods. Therefore, in this study there are two discussions, namely, (1) The application of the Game Based Learning method in learning to read Balinese script in class VII SMP Negeri 1 Denpasar (2) The impact felt by teachers and students in the application of the Game Based Learning method in learning to read Balinese script. The theories used in this study are constructivism, behaviorism, and cognitive theories. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. Data are analyzed through the stages of reduction, presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that the application of the Game Based Learning method through Balinese script card games such as guessing words and connecting words is able to increase student motivation, interest and activeness in learning. In addition, students' ability to read Balinese script also increased. This method is also able to improve students' abilities in strengthening social interactions and fostering a positive sense of competitiveness among students. Thus, the Game-Based Learning method can be an effective alternative to improve the quality of Balinese script learning.




