PENGARUH ABU SERABUT KELAPA SEBAGAI SUBSTITUSI SEBAGIAN SEMEN TERHADAP SIFAT RESAPAN BETON ALIR
Kata Kunci:
Beton Alir, Abu Serabut Kelapa (ASK), Resapan BetonAbstrak
Beton merupakan salah satu material yang biasa digunakan dalam pembangunan konstruksi. Akan tetapi penggunaan beton yang semakin banyak diiringi juga dengan permasalahan yang timbul seperti penggunaan semen yang terlalu banyak dapat berpengaruh pada lingkungan seperti meningkatnya pemanasan global. Untuk mengurangi dampak penggunaan semen terhadap lingkungan maka penelitian ini menggunakan Abu Serabut Kelapa (ASK) sebagai substitusi dari sebagian semen dalam campuran beton alir. Penelitian ini di lakukan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penggantian semen dengan abu serabut kelapa (ASK) terhadap resapan air beton. Komposisi penggantian semen dengan abu serabut kelapa sebanyak 0%, 1,5%, 5%, 7,5%, 10% dari volume semen. Hasil yang di dapat dalam pengujian ini menujukan bahwa terjadinya penurunan nilai resapan air beton alir seiring dengan meningkatnya penggunaan abu serabut kelapa. Nilai resapan air terendah di dapat pada persentase abu serabut kelapa 1,5% dengan nilai 3,42%. Hasil ini menunjukan bahwa penggunaan abu serabut kelapa dapat mengurangi nilai resapan beton alir. Tingkat resapan tertinggi terjadi pada variasi abu serabut kelapa 0% dengan nilai 3,58%.
Concrete is one of the materials commonly used in construction construction. However, with the increasing use of concrete, some problems arise such as the use of too much cement which can affect the environment increasing global warming. To reduce the impact of the use of cement on the environment, in this study, coconut fiber ash is used as a substitute for some cement in the flowing concrete mixture. This study was conducted to determine the extent of the effect of replacing cement with coconut fiber ash on concrete water infiltration. The composition of cement replacement with coconut fiber ash is 0%, 1.5%, 5%, 7.5%, 10% of the cement volume. The results obtained in this praise indicate a decrease in the infiltration value of flowing concrete water along with the increase in the use of coconut fiber ash. The lowest water infiltration value was obtained at the percentage of coconut fiber ash at 1.5% with a value of 3.42%. These results show that using coconut fiber ash can reduce the infiltration value of flowing concrete. The highest infiltration rate occurred in the 0% coconut fiber ash variation with a value of 3.58%.




