ANALISIS KEMAMPUAN GOING CONCERN PT BUKIT ASAM TBK DITINJAU DARI KONDISI KEUANGAN DAN OPERASIONAL PERIODE 2022–2024

Penulis

  • Lia Damita Sari Institut Bisnis Dan Informatika Kwik Kian Gie
  • Carmel Meiden Institut Bisnis Dan Informatika Kwik Kian Gie

Kata Kunci:

Going Concern, Laporan Keuangan, Opini Audit, Industri Batu Bara, State Of Exception

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan perusahaan dalam mempertahankan kelangsungan usaha (going concern) pada PT Bukit Asam Tbk selama periode 2022–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi industri batu bara yang menghadapi berbagai dinamika, seperti fluktuasi harga batu bara global, transisi energi, dan meningkatnya tuntutan penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dapat memengaruhi keberlangsungan usaha perusahaan tambang. Dalam kondisi tersebut, perusahaan dituntut mampu menjaga stabilitas keuangan dan operasional guna mempertahankan keberlangsungan usahanya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan analisis laporan keuangan. Data penelitian diperoleh dari laporan keuangan tahunan PT Bukit Asam Tbk periode 2022–2024. Analisis dilakukan melalui penilaian kondisi keuangan perusahaan, seperti profitabilitas, likuiditas, kemampuan memenuhi kewajiban, serta stabilitas operasional perusahaan dalam mendukung going concern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Bukit Asam Tbk memiliki kondisi keuangan dan operasional yang relatif baik selama periode penelitian. Perusahaan mampu menjaga stabilitas pendapatan, profitabilitas, serta kemampuan memenuhi kewajibannya di tengah dinamika industri batu bara. Selain itu, perusahaan juga melakukan transformasi bisnis melalui pengembangan hilirisasi batu bara dan energi baru terbarukan sebagai strategi keberlanjutan usaha. Dengan demikian, PT Bukit Asam Tbk dinilai masih memiliki kemampuan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya (going concern).

This study aims to analyze the company’s ability to maintain business continuity (going concern) at PT Bukit Asam Tbk during the 2022–2024 period. This research is motivated by the dynamic conditions of the coal industry, including fluctuations in global coal prices, energy transition issues, and increasing demands for the implementation of Environmental, Social, and Governance (ESG) principles, which may affect the sustainability of mining companies. Under these conditions, companies are required to maintain financial and operational stability in order to sustain their business continuity. The research method used is a descriptive method with a financial statement analysis approach. The research data were obtained from the annual financial statements of PT Bukit Asam Tbk for the 2022–2024 period. The analysis was conducted by evaluating the company’s financial condition, including profitability, liquidity, ability to meet obligations, and operational stability in supporting going concern. The results of the study indicate that PT Bukit Asam Tbk had relatively good financial and operational conditions during the research period. The company was able to maintain revenue stability, profitability, and its ability to fulfill obligations amid the dynamics of the coal industry. In addition, the company carried out business transformation through coal downstreaming development and renewable energy initiatives as part of its business sustainability strategy. Therefore, PT Bukit Asam Tbk is considered to still have the ability to maintain its business continuity (going concern).

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-31