EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INDONESIA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR

Penulis

  • Suprihatien Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
  • Ellena Aurellia Putri Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
  • Nafilah Alifta Firdaus Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
  • Salwa Rizky Aulia Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
  • Anisa Dewi Kirana Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Kata Kunci:

Keterampilan Berbicara, Model Pembelajaran Role Playing, Bahasa Indonesia

Abstrak

Keterampilan berbicara merupakan aspek penting dalam kehidupan modern, terutama dalam komunikasi yang efektif di berbagai situasi. Dalam konteks pendidikan, kemampuan berbicara telah menjadi fokus pembelajaran sejak Sekolah Dasar, terutama di kelas rendah seperti kelas 3. Penelitian ini berfokus pada peningkatan keterampilan berbicara siswa kelas 3 SDN Dukuh Kupang V, Surabaya, yang masih rendah, dengan nilai di bawah KKM. Faktor utama yang menghambat keterampilan berbicara mereka adalah rasa malu dan kurangnya kepercayaan diri. Untuk mengatasi hal ini, digunakan model pembelajaran role playing yang memungkinkan siswa berperan aktif dalam simulasi situasi nyata, mendorong mereka untuk lebih terbuka dan percaya diri dalam berkomunikasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pengamatan langsung terhadap interaksi siswa selama pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model role playing efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa, terutama dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.

Speaking skills are an important aspect in modern life, especially in effective communication in various situations. In the context of education, speaking skills have been the focus of learning since Elementary School, especially in lower grades such as grade 3. This study focuses on improving the speaking skills of grade 3 students of SDN Dukuh Kupang V, Surabaya, which are still low, with scores below the KKM. The main factors that hinder their speaking skills are shyness and lack of self-confidence. To overcome this, a role-playing learning model is used that allows students to play an active role in simulating real situations, encouraging them to be more open and confident in communicating. This study uses a qualitative method, with direct observation of student interactions during learning. The results of the study indicate that the role-playing model is effective in improving students' speaking skills, especially in learning Indonesian.

Unduhan

Diterbitkan

2024-12-30