PENURUNAN WIRE DEFECT PADA BAN MENGGUNAKAN METODE PDCA (PLAN, DO CHECK, ACTION) PADA PERUSAHAAN BAN DI CIKARANG
Kata Kunci:
Pengendalian Kualitas, Quality Control, Defect, PDCA, Seven ToolsAbstrak
Perusahaan XYZ ini merupakan salah satu perusahaan merek ban yang terpercaya di dunia yang meramaikan pasar Indonesia khususnya produksi ban motor. Sebagai perusahaan pabrik terkemuka, Perusahaan XYZ selalu melakukan kontrol terhadap produk yang dihasilkan agar memuaskan pelanggan. Akan tetapi pada kenyataannya ditemukan indikasi cacat pada proses produksi yang dihasilkan, jenis-jenis cacat yang muncul antara lain : wire defect, unvean mold, foreign material, crack, blister. Indikasi masalah kualitas produk yaitu terjadi selama bulan Juli sampai Agustus tahun 2024 ditemukan jumlah reject serta defect terjadi sebanyak 4847 pcs yang telah membuat perusahaan banyak mengalami kerugian. Penurunan wire defect dengan metode PDCA berupa check sheet, histogram, diagram pareto, peta kendali P, diagram sebab akibat dan 5 why analysis. Penelitian dimulai dari tahap PDCA, yaitu Plan untuk memulai melakukan identifikasi masalah dengan mengumpulkan data sampel jenis cacat. Tahap Do dilakukan dengan cara membuat perencanaan perbaikan. Upaya tindakan perbaikan pada tahap Do akan diikuti oleh tahap Check yang dengan memeriksa kembali dan melakukan monitoring tindakan perbaikan yang diambil untuk mengurangi jumlah kecacatan produk pada bulan November- Desember 2024. Tahap terakhir Action membuat standarisasi setelah tahap sebelumnya check sudah berhasil. Berdasarkan hasil penelitian yang didapat dapat disimpulkan hasil perbaikan kualitas dengan pendekatan PDCA dinyatakan berhasil menurunkan cacat wire sebesar 31.55%.




