ANALISIS PENYEBARAN HOAX DALAM KONTEKS PANCASILA TERKAIT KASUS PADA MASYARAKAT INDONESIA TERUTAMA DI MEDIA SOSIAL TIKTOK

Penulis

  • Yulistri K. Sinaga Universitas Negeri Medan
  • Zahwa Risqa Harahap Universitas Negeri Medan
  • Esmeralda Susiana Gultom Universitas Negeri Medan
  • Aulia Salsabillah Putri Universitas Negeri Medan
  • Nadiyah Universitas Negeri Medan
  • Parlaungan Gabriel Siahaan Universitas Negeri Medan
  • Novridah Reanti Purba Universitas Negeri Medan

Kata Kunci:

Hoax, Pancasila, TikTok

Abstrak

Bertambahnya pengguna media sosial, penyebaran informasi yang menyesatkan menjadi semakin lazim, sehingga memerlukan penyelidikan menyeluruh tentang bagaimana berita bohong dapat memengaruhi masyarakat dan nilai-nilai Pancasila. Penyebaran hoax dikalangan masyarakat saat ini semakin pesat dan dinormalisasikan di masyarakat. Sering kali oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab menyebarkan hoax atau berita yang tidak relevan dan real, namun masyarakat menerima berita tersebut begitu saja tanpa menyelidiki atau memastikan berita tersebut relevan atau tidak. Hal inilah yang menyebabkan penyebaran hoax ini semakin banyak dan lazim dikalangan masyarakat saat ini yang membuat terkikisnya nilai-nilai dari ideologi kita yaitu Pancasila. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif menggunakan tehnik analisis konten. Data dikumpulkan melalui survei online dan review jurnal dengan berbagai partisipan, termasuk pengguna media sosial. Kajian tersebut juga menganalisis berbagai contoh berita palsu yang bermunculan di media sosial dan akibatnya terhadap pemahaman rakyat pada pancasila.

The spread of hoax es among the public is currently accelerating and has been normalised in society. Often irresponsible individuals spread hoax esor irresponsible news. Irresponsible people spread hoax esorir relevant and real news, but the public accepts the news without investigating it. Accept the news without investigating or confirming whether the news is relevantor not. This is what causes the spread of hoaxes more and more prevalent among today's society which makes the erosion of the values of our ideology, namely Pancasila. A qualitative approach using content analysis techniques can be used for research. Data was collected through online surveys and journal reviews with arange of participants, including social media users. The study alsoanaly sedvarious examples of fake news that have appeared on social media and its impact on people's understanding of Pancasila.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-07