FRAMING PEMBERITAAN PORTAL NTVNEWS.ID TERHADAP KONTROVERSI BBM DAN KORUPSI PERTAMINA

Penulis

  • Katherine Gabriella Talahatu Universitas Bina Sarana Informatika
  • Fauzi Syarief Universitas Bina Sarana Informatika
  • Andi Setyawan Universitas Bina Sarana Informatika

Kata Kunci:

Framing, Kontoversi BBM Dan Korupsi Pertamina

Abstrak

Penelitian ini dibentuk agar menjawab serta mengeksplorasi bagaimana NTVNews.id menyajikan kontroversi mengenai peningkatan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan dugaan korupsi di Pertamina. Dengan memanfaatkan model framing yang dikembangkan oleh Robert Entman (1993), penelitian ini meneliti empat elemen pemahaman: definisi permasalahan, penjelasan penyebab, evaluasi moral, dan saran solusi. Metode yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif dengan melakukan analisis konten terhadap sembilan berita straight news yang dipublikasikan oleh NTVNews.id selama periode Januari 2023 hingga April 2024. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa NTVnews. id secara konsisten membingkai isu ini dengan tiga pola utama: (1) Korupsi dan Hukum, yang menekankan kerugian negara dan penegakan hukum; (2) Krisis Komunikasi, yang menyoroti usaha klarifikasi dan memperbaiki kepercayaan publik; dan (3) Operasional dan Bisnis, yang membahas tantangan teknis serta reputasi. Ketika mendefinisikan permasalahan, NTVNews.id umumnya lebih fokus pada kegagalan dalam tata kelola energi dan penyalahgunaan kekuasaan. Analisis penyebab permasalahan sering kali dikaitkan dengan lemahnya pengawasan internal dan tindakan individu tertentu. Penilaian moral yang ditampilkan bersifat tegas dan menekankan pentingnya akuntabilitas serta transparansi. Solusi yang diajukan mencakup reformasi struktural, peningkatan pengawasan, dan strategi komunikasi yang efektif kepada publik. Pola framing ini menunjukkan bahwa NTVNews.id tidak hanya melaporkan informasi, tetapi juga berperan aktif dalam membentuk agenda publik dengan menekankan pentingnya isu korupsi dan perbaikan tata kelola energi. Media ini cenderung menerapkan pendekatan pelaporan yang seimbang, memanfaatkan berbagai perspektif, menerapkan jurnalisme yang berorientasi solusi, serta mengambil sikap ideologis yang moderat dan reformis dengan dukungan terhadap transparansi dan stabilitas. Temuan ini mempertegas peran signifikan media dalam membentuk persepsi masyarakat serta mendorong tindakan konkret terkait isu- isu strategis nasional.

This study was conducted to address and explore how NTVnews.id presents the controversy surrounding the increase in fuel prices (BBM) and the alleged corruption in Pertamina. Utilizing the framing model developed by Robert Entman (1993), the research examines four elements of understanding: problem definition, causal interpretation, moral evaluation, and treatment recommendation. The method applied is descriptive qualitative, employing content analysis of nine straight news articles published by NTVnews.id between January 2023 and April 2024. The findings indicate that NTVnews.id consistently frames the issue using three main patterns: (1) Corruption and Law, emphasizing state losses and law enforcement; (2) Communication Crisis, highlighting clarification efforts and restoring public trust; and (3) Operations and Business, discussing technical challenges and reputation. In defining the problem, NTVnews.id generally focuses on failures in energy governance and abuse of power. The causal analysis often associates the issue with weak internal oversight and actions by specific individuals. The moral evaluations presented are firm, stressing the importance of accountability and transparency. The proposed solutions include structural reforms, enhanced supervision, and effective public communication strategies. This framing pattern demonstrates that NTVnews.id not only reports information but also plays an active role in shaping the public agenda by emphasizing the importance of corruption issues and improving energy governance. The media tends to adopt a balanced reporting approach, utilize multiple perspectives, apply solution-oriented journalism, and take a moderate and reformist ideological stance in support of transparency and stability. These findings reaffirm the significant role of the media in shaping public perception and encouraging concrete actions on strategic national issues.

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-30