STUDI KASUS PENGALAMAN PENGGUNAAN OBAT ANTI TUBERKULOSIS (OAT) PADA PASIEN TB di PUSKESMAS TILANGO

Penulis

  • Nazwaa Nawaal. M. Basalama Universitas Negeri Gorontalo
  • Nur Rasdianah Universitas Negeri Gorontalo
  • Andi Makkulawu Universitas Negeri Gorontalo
  • Muhamad Taupik Universitas Negeri Gorontalo
  • Dizky Ramadani Putri Papeo Universitas Negeri Gorontalo

Kata Kunci:

Pengalaman Pasien, Tuberkulosis, OAT, Kepatuhan, Puskesmas Tilango

Abstrak

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Keberhasilan pengobatan TBC sangat dipengaruhi oleh kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat anti tuberkulosis (OAT) secara teratur dan sesuai anjuran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman pasien TB dalam menggunakan OAT di Puskesmas Tilango. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan mealui wawancara mendalam terhadap 29 pasien TB yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik untuk menggambarkan pengalaman pasien selama menjalani pengobatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien mengalami efek samping seperti mual, pusing, dan lemas yang memengaruhi kepatuhan minum obat. Selain itu, faktor lupa dan kesibukan menjadi kendala utama dalam keteraturan pengobatan. Dukungan keluarga dan tenaga kesehatan berperan penting dalam memberikan motivasi, edukasi, dan pengawasan agar pasien mampu menyelesaikan pengobatan hingga tuntas.

Tuberculosis (TB) is an infectious disease that remains a public health problem in Indonesia. The success of tuberculosis treatment is greatly influenced by patients' adherence to regularly taking anti-tuberculosis drugs (OAT) as prescribed. This study aimed to explore the experiences of TB patients in using OAT at Puskesmas Tilango. The research employed a qualitative method with a case study approach. Data were collected through in-depth interviews with 29 participants who were purposely selected for their TB status. Data analysis was conducted using thematic analysis to describe patients' experiences during treatment. The results showed that most patients experienced side effects, including nausea, dizziness, and fatigue, which impacted their medication adherence. Additionally, forgetfulness and busy schedules were the primary obstacles to treatment consistency. Then, the support of family and healthcare workers played a crucial role in providing motivation, education, and supervision to ensure patients completed their treatment.

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-30