STUDI KASUS PENGETAHUAN PENGGUNAAN OBAT ANTI TUBERKULOSIS PADA PASIEN TB DI PUSKESMAS TILANGO
Kata Kunci:
Tuberkulosis, Pengetahuan Pasien, Obat Anti Tuberkulosis, KepatuhanAbstrak
Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat terbesar di Indonesia. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi Mycobacterium tuberculosis yang menyerang organ paru-paru. Keberhasilan terapi TBC tidak hanya bergantung pada tersedianya obat anti tuberkulosis (OAT), tetapi juga pada tingkat pengetahuan dan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan pasien TB di Puskesmas Tilango tentang penggunaan obat anti Tuberkulosis. Desain penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien TBC yang menjalani pengobatan di Puskesmas Tilango, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui instrumen wawancara dan dianalisis secara kualitatif melalui analisis tematik serta secara kuantitatif sederhana melalui distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kelompok usia produktif (26-45 tahun) dengan tingkat pendidikan rendah dan pekerjaan informal. Tingkat pengetahuan pasien mengenai penggunaan OAT tergolong rendah, sebanyak 37,9% memiliki pengetahuan kurang, 27,6% cukup, dan hanya 34,5% yang memiliki pengetahuan baik. Faktor yang memengaruhi tingkat pengetahuan meliputi pendidikan, pekerjaan, akses informasi, serta dukungan keluarga. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan pasien TBC di Puskesmas Tilango masih tergolong kurang, sehingga diperlukan peningkatan edukasi dan pendampingan pasien untuk mendukung keberhasilan pengobatan TBC secara optimal.
Tuberculosis (TB) is an infectious disease that remains one of the major publichealth problems in Indonesia. This disease is caused by an infection of Mycobacterium tuberculosis, which primarily attacks the lungs. The success of TB therapy depends not only on the availability of anti-tuberculosis drugs (ATDs) butalso on the level of knowledge and adherence of patients in undergoing treatment. This study aimed to assess the level of knowledge among TB patients at TilangoCommunity Health Center regarding the use of anti-tuberculosis medications. Theresearch design employed a descriptive analysis with a case study approach. Thepopulation consisted of all TB patients undergoing treatment at the Tilango Community Health Center, with sampling conducted using a purposive sampling technique. Data were collected through interviews and analyzed both qualitatively, using thematic analysis, and quantitatively, using simple frequency distribution. The results indicate that most respondents were in the productive age group (26-45 years), had a low level of education, and worked in the informal sector. The levelof patient knowledge regarding ATD use was generally low, with 37.9% havingpoor knowledge, 27.6% moderate knowledge, and only 34.5% good knowledge. Factors influencing the level of knowledge included education, occupation, accessto information, and family support. In conclusion, the level of knowledge amongTB patients at Tilango Community Health Center remained low, indicating a needfor enhanced education and patient support to facilitate the optimal success of TB treatment.




