FORMULASI SEDIAAN KRIM TABIR SURYA EKSTRAK ETANOL DAUN MELINJO (Gnetum gnemon L.) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

Penulis

  • Anisa Rahmawati Dahlan Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Kusumaningtyas Siwi Artini Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Kharisma Jayak Pratama Universitas Duta Bangsa Surakarta

Kata Kunci:

Antioksidan, Daun Melinjo (Gnetum gnemon L.), Krim, SPF

Abstrak

Penuaan dini terjadi pada kulit secara alami yang disebabkan oleh tingginya kadar radikal bebas dalam tubuh karena rendahnya aktivitas antioksidan. Antioksidan dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki sel – sel kulit yang rusak akibat radikal bebas dan menangkal radikal bebas tersebut. Tanaman yang memiliki antioksidan alami adalah Melinjo (Gnetum gnemon L.), daun melinjo memiliki kandungan senyawa saponin, flavonoid, tanin dan alkaloid yang diketahui bisa sebagai aktivitas antioksidan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan pada sediaan krim tabir surya ekstrak daun melinjo (Gnetum gnemon L.), untuk mengetahui mutu fisik sediaan krim tabir surya ekstrak etanol daun melinjo (Gnetum gnemon L.) dan untuk mengetahui konsentrasi nilai SPF tertinggi pada sediaan krim tabir surya ekstrak etanol daun melinjo (Gnetum gnemon L.). Hasil dan kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan sediaan krim ekstrak etanol daun melinjo (Gnetum gnemon L.)  dengan metode DPPH (1,1-Diphenyll-2-Picrylhrdazyl) dengan perbandingan konsentrasi F1 0,15% nilai IC50 150,013 ppm (lemah), FII 0,20% nilai IC50 139,924 ppm (sedang), dan FIII nilai IC50 0,25% 68,097 ppm (kuat). Hasil uji mutu fisik dari ke tiga sediaan krim tabir surya ekstrak etanol daun melinjo (Gnetum gnemon L.) memenuhi persyaratan standar mutu fisik yang ditinjau dari uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat dan uji viskositas. Diperoleh hasil nilai SPF (Sun Protection Factor) pada sediaan krim tabir surya ekstrak etanol daun melinjo (Gnetum gnemon L.) FI 0,15% memiliki nilai 6,6 (ekstra), FII memiliki nilai 6,93 (ekstra) dan FIII  0,25% memiliki nilai 7,05 (ekstra).

Premature aging occurs in the skin naturally due to high levels of free radicals in the body due to low antioxidant activity. Antioxidants can be utilized to repair skin cells damaged by free radicals and counteract these free radicals. Plants that have natural antioxidants are Melinjo (Gnetum gnemon L.), melinjo leaves contain saponins, flavonoids, tannins and alkaloids which are known to have antioxidant activity. This study aims to determine the antioxidant activity of sunscreen cream preparation of melinjo leaf extract (Gnetum gnemon L.), to determine the physical quality of sunscreen cream preparation of ethanol extract of melinjo leaf (Gnetum gnemon L.) and to determine the concentration of the highest SPF value in sunscreen cream preparation of ethanol extract of melinjo leaf (Gnetum gnemon L.). The results and conclusions of this study indicate that the antioxidant activity of melinjo leaf ethanol extract cream preparations (Gnetum gnemon L.) with the DPPH (1,1-Diphenyll-2-Picrylhrdazyl) method with a concentration ratio of F1 0.15% IC50 value 150.013 ppm (weak), FII 0.20% IC50 value 139.924 ppm (medium), and FIII IC50 value 0.25% 68.097 ppm (strong). The results of the physical quality test of the three sunscreen cream preparations of melinjo leaf ethanol extract (Gnetum gnemon L.) meet the requirements of physical quality standards in terms of organoleptic test, homogeneity test, pH test, spreadability test, adhesion test and viscosity test. The SPF (Sun Protection Factor) value of melinjo leaf ethanol extract (Gnetum gnemon L.) FI 0.15% sunscreen cream preparation has a value of 6.6 (extra), FII has a value of 6.93 (extra) and FIII 0.25% has a value of 7.05 (extra)

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-11