FORMULASI SEDIAAN NANOEMULSI GEL MINYAK ATSIRI BUNGA KAMBOJA PUTIH (Plumeria obtusa) SEBAGAI MOISTURIZER

Penulis

  • Efrita Imtichanin Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Kusumaningtyas Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Bagas Ardiyantoro Universitas Duta Bangsa Surakarta

Kata Kunci:

Nanoemulsi Gel, Minyak Atsiri Bunga Kamboja Putih (Plumeria obtusa), Mutu Fisik

Abstrak

Nanoemulsi dapat digunakan untuk menghantarkan obat ke kulit. Area permukaan yang luas, rendahnya tegangan permukaan dan untuk meningkatkan penetrasi dapat dicapai dengan memanfaatkan tegangan antarmuka emulsi tipe o/w. Nanoemulsi merupakan bagian dari nanoteknologi yang banyak dikembangkan pada nanomedicine dan nanodermatology untuk meningkatkan kinerja bahan obat terutama untuk bahan obat yang sukar larut dalam air atau sebaliknya Tujuan penelitian ini untuk memformulasikan nanoemulsi gel minyak atsiri bunga kamboja putih sebagai moisturizer. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan membandingakn minyak atsiri bunga kamboja putih dalam beberapa konsentrasi antara lain 0,2% (F1); 0,4% (F2); dan 0,6% (F3). Kemudian dilakukan evaluasi terhadap sediaan meliputi organoleptis, pH, homogenitas, dan viskositas dan dilakukan uji ukuran partikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak atsiri bunga kamboja dapat diformulasikan sedagai sediaan nanoemulsi gel moisturizer yang homogen, berwarna bening kekukingan, dan baunya khas minyak kamboja, dengan pH 4,5-6,5, mendapatkan rata – rata viskositas 2174 (F1), 3638 (F2), dan 2641 (F3) dan hasil dari uji ukuran partikel menggunakan Particle Size Analyzer (PSA) mendapakat hasil F1 2,6nm, F2 17,4nm, F3 13,1nm. Dari ketiga formulasi dapat disimpulkan bahwa minyak atsiri bunga kamboja putih dapat di formulasikan menjadi sediaan nanoemulsi gel dan memenuhi syarat mutu fisik sediaan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan didapatkan mutu fisik yang terbaik terdapat pada formulasi 2 dengan konsentrasi minyak atsiri 0,2%.

Nanoemulsions can be used to deliver drugs to the skin. A large surface area, low surface tension and increased penetration can be achieved by utilizing the interfacial tension of an o/w type emulsion. Nanoemulsion is part of nanotechnology which has been widely developed in nanomedicine and nanodermatology to improve the performance of medicinal substances, especially for medicinal substances that are difficult to dissolve in water or vice versa. The aim of this research is to formulate a gel nanoemulsion of white frangipani flower essential oil as a moisturizer. This research used an experimental method by comparing the essential oil of white frangipani flowers in several concentrations, including 0.2% (F1); 0.4% (F2); and 0.6% (F3). Then an evaluation of the preparation was carried out including organoleptic, pH, homogeneity and viscosity and a particle size test was carried out. The results of the research show that frangipani flower essential oil can be formulated as a homogeneous nanoemulsion gel moisturizer, clear yellowish in color, and has a characteristic smell of frangipani oil, with a pH of 4.5-6.5, obtaining an average viscosity of 2174 (F1), 3638 (F2), and 2641 (F3) and the results of the particle size test using the Particle Size Analyzer (PSA) showed F1 2.6nm, F2 17.4nm, F3 13.1nm. From the three formulations, it can be concluded that white frangipani flower essential oil can be formulated into a nanoemulsion gel preparation and meets the physical quality requirements of the preparation. Based on research conducted, it was found that the best physical quality was found in formulation 2 with an essential oil concentration of 0.2%).

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-11