RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DENGAN METODE GYSSENS PADA PASIEN RAWAT INAP LEUKEMIA LIMFOBLASTIK AKUT DENGAN DEMAM NEUTROPENIA DI RSUD Dr. MOEWARDI

Penulis

  • Hanidhah Kusuma Fadila Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Anita Dwi Septiarini Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Kusumaningtyas Universitas Duta Bangsa Surakarta

Kata Kunci:

Rasionalitas, Penggunaan Antibiotik, Metode Gyssens, Leukimia Limfoblastik Akut, Demam Neutropenia

Abstrak

FADILA, H. K., 2024, RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DENGAN METODE GYSSENS PADA PASIEN RAWAT INAP LEUKEMIA LIMFOBLASTIK AKUT DENGAN DEMAM NEUTROPENIA DI RSUD Dr. MOEWARDI, SKRIPSI, FAKULTAS ILMU KESEHATAN, UNIVERSITAS DUTA BANGSA, SURAKARTA. Leukemia Limfoblastik Akut (LLA) merupakan salah satu keganasan hematologi yang paling sering ditemui pada anak, dengan insiden tiap tahun yang cenderung meningkat. Demam neutropenia merupakan suatu sindrom yang terdiri dari 2 gejala, yaitu demam yang didefinisikan sebagai temperature oral pengukuran selama 1 jam terus-menerus, atau pada 2 kali pengukuran dengan jarak minimal 12 jam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pasien rawat inap dengan diagnosis LLA dengan demam neutropenia di rawat inap RSUD Dr. Moewardi, untuk mengetahui macam-macam antibiotik yang digunakan dalam pengobatan LLA dengan demam neutropenia pada pasien rawat inap di RSUD Dr. Moewardi dan Rasionalitas penggunaan antibiotik dengan metode Gyssens pada pasien rawat inap LLA dengan demam neutropenia RSUD Dr. Moewardi yang disesuaikan dengan standar pengobatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengumpulan data secara retrospektif. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Juni-Juli 2024. Tempat penelitian di RSUD Dr. Moewardi Surakarta pada instalasi Rekam Medik. Populasi pada penelitian ini yaitu terdapat 888 pasien yang dirawat inap di RSUD Dr. Moewardi.  Sampel penelitian seluruh data rekam medik pasien rawat inap dengan diagnosis leukimia limfoblastik akut dengan demam neutropenia di rawat inap di RSUD Dr. Moewardi Surakarta.Profil antibiotik yang digunakan penelitian ini pada pasien leukemia limfoblastik akut dengan demam neutropenia yaitu dengan menggunakan 3 golongan antibiotik yaitu Golongan Sefalosporin dengan Cefixime (68%), golongan penisilin dengan ampicillin (19%) dan golongan sulfonamide dengan cotrimoxazole (13%). Rasionalitas penggunaan antibiotik dengan metode gyssens pada pasien rawat inap leukemia limfoblastik akut dengan demam neutropenia di RSUD Dr. Moewardi Surakarta didapatkan hasil kategori 0 (rasional) sebanyak 95% dan kategori IIa (dosis tidak tepat) sebanyak 5%.

FADILA, H. K., 2024, RATIONALITY OF ANTIBIOTIC USE USING THE GYSSENS METHOD IN INPATIENTS WITH ACUTE LYMPHOBLASTIC LEUKEMIA WITH NEUTROPENIA FEVER AT Dr. RSUD. MOEWARDI, THESIS, FACULTY OF HEALTH SCIENCES, DUTA BANGSA UNIVERSITY, SURAKARTA. Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL) is one of the most common hematological malignancies found in children, with the incidence tending to increase every year. Neutropenic fever is a syndrome consisting of 2 symptoms, namely fever which is defined as oral temperature measurement for 1 hour continuously, or on 2 measurements with a minimum distance of 12 hours. This study aims to determine the profile of inpatients diagnosed with ALL with febrile neutropenia at the Dr. Hospital. Moewardi, to find out the various antibiotics used in the treatment of ALL with febrile neutropenia in inpatients at RSUD Dr. Moewardi and the rationality of using antibiotics using the Gyssens method in ALL inpatients with febrile neutropenia at RSUD Dr. Moewardi adjusted to standard treatment. This research is a descriptive study with retrospective data collection. The time of the research was carried out in June-July 2024. The research location was at RSUD Dr. Moewardi Surakarta at the Medical Record installation. The population in this study was 878 patients who were hospitalized at Dr. Moewardi.  The research sample included all medical record data of inpatients with a diagnosis of acute lymphoblastic leukemia with neutropenic fever who were hospitalized at RSUD Dr. Moewardi Surakarta. The antibiotic profile used in this study in acute lymphoblastic leukemia patients with neutropenic fever used 3 classes of antibiotics, namely the cephalosporin group with cefixime (68%), the penicillin group with ampicillin (19%) and the sulfonamide group with cotrimoxazole (13%). The rationality of using antibiotics using the Gyssens method in inpatients with acute lymphoblastic leukemia with neutropenic fever at RSUD Dr. Moewardi Surakarta obtained 95% of category 0 (rational) results and 5% of category IIa (inappropriate dosage).

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-11