PENERAPAN LATIHAN GENGGAM BOLA KARET TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT GENGGAM PASIEN STROKE

Penulis

  • Isnawati Salwa Nurjannah Universitas 'Aisyiyah Surakarta
  • Ika Silvitasari Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Kata Kunci:

Handgrip Dynamometer, Kekuatan Otot Genggam, Latihan Genggam Bola Karet, Rehabilitasi, Stroke

Abstrak

Latar Belakang: Stroke merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat menyebabkan penurunan fungsi motorik, termasuk kekuatan otot genggam sehingga menghambat aktivitas sehari-hari. Latihan genggam bola karet belum pernah diterapkan sebagai intervensi rehabilitatif pada pasien stroke di wilayah kerja Puskesmas Sangkrah Kota Surakarta. Tujuan: Mendeskripsikan hasil penerapan latihan genggam bola karet terhadap peningkatan kekuatan otot genggam pada dua pasien stroke. Metode: Penelitian menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan deskriptif pada dua pasien stroke iskemik di wilayah kerja Puskesmas Sangkrah Kota Surakarta. Pengukuran kekuatan otot dilakukan menggunakan handgrip dynamometer melalui pretest dan posttest. Intervensi berupa latihan genggam bola karet dilakukan selama 10–15 menit, dua kali sehari selama empat hari berturut-turut. Hasil: Kekuatan otot genggam Responden I meningkat dari 1,8 kg menjadi 2,3 kg (selisih 0,5 kg), sedangkan Responden II meningkat dari 6,3 kg menjadi 6,6 kg (selisih 0,3 kg). Kedua responden masih berada pada kategori kekuatan otot rendah, namun menunjukkan peningkatan setelah intervensi. Kesimpulan: Latihan genggam bola karet memberikan perkembangan positif terhadap peningkatan kekuatan otot genggam pada pasien stroke dan dapat menjadi intervensi keperawatan sederhana dalam rehabilitasi fungsi motorik.

Background: Stroke is a health problem that can cause a decline in motor function, including handgrip muscle strength, thus hindering daily activities. Rubber ball grip exercise has never been applied as a rehabilitative intervention for stroke patients in the working area of Sangkrah Public Health Center, Surakarta. Objective: To describe the results of rubber ball grip exercise on improving handgrip muscle strength in two stroke patients. Methods: This descriptive case study involved two ischemic stroke patients in the working area of Sangkrah Public Health Center, Surakarta. Muscle strength was measured using a handgrip dynamometer through pretest and posttest. The intervention, rubber ball grip exercise, was performed for 10–15 minutes twice daily for four consecutive days. Results: Handgrip strength of Respondent I increased from 1.8 kg to 2.3 kg (0.5 kg difference), while Respondent II increased from 6.3 kg to 6.6 kg (0.3 kg difference). Both respondents remained in the low muscle strength category, though improvement was observed after the intervention. Conclusion: Rubber ball grip exercise showed positive development in improving handgrip muscle strength and can serve as a simple nursing intervention in motor rehabilitation.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-31