KONSTRUKSI SOSIAL PETER L. BERGER DI TENGAH MARAKNYA KETIDAKADILAN TERHADAP MARTABAT PEREMPUAN

Penulis

  • Martinus Sau Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Rafael Samuel Besi Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Moricius Owen Reyaan Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero

Kata Kunci:

Konstruksi Sosial Peter. L Berger, dan Martabat Perempuan

Abstrak

Konstruksi sosial selalu diidentikkan dengan realitas-realitas yang terjadi dalam lingkungan sosial. Kenyataan sekarang menggambarkan bahwa, perilaku yang dilakukan oleh manusia tidak mencerminkan eksistensinya sebagai manusia. Perempuan adalah kelompok yang paling banyak mengalami ketidakadilan dalam struktur sosial. Ketidakadilan yang dialami oleh kaum perempuan sekarang ini menggambarkan konstruksi sosial yang tidak baik. Peran perempuan hanyalah sebagai istri dan ibu yang baik. Namun, adanya arus globalisasi ini memaksa perempuan keluar dari belenggu ranah domestik dan ikut bekerja di ranah publik. Konstruksi sosial Peter L. Berger dan Luckman berpandangan bahwa kenyataan itu dibangun secara sosial, sehingga sosiologi pengetahuan harus menganalisis proses terjadinya itu. Dalam pengertian individu dalam masyarakat itulah yang membangun masyarakat, maka pengalaman individu tidak terpisahkan dengan masyarakatnya. Individu bukanlah korban fakta sosial, namun sebagai media produksi sekaligus reproduksi yang kreatif dalam mengkonstruksi dunia sosialnya. Hal inilah yang dijelaskan oleh penulis dalam tulisan ini, bagaimana konsep Berger dalam melihat konstruksi sosial yang terjadi dan memberikan sikap preventif untuk meminimalisir tindakan ketidakadilan yang dialami oleh perempuan. Perempuan adalah salah satu bagian dari individu yang perlu mendapatkan realitas baru tanpa mengalami sebuah derita akibat dari langgengnya kekuasaan dari kaum patriarkat.  Selain itu penulis akan menjelaskan konsep-konsep dasar dari Peter L. Berger tentang konstruksi sosial dan juga menjelaskan tentang prinsip dasar dari martabat perempuan, sehingga mengantar pembaca untuk lebih memahami dan mendalami konsep Berger di tengah maraknya kasus pelecehan dan kekerasan verbal yang dilakukan oleh kaum laki-laki terhadap kaum marginal (perempuan).

Konstruksi sosial selalu diidentikkan dengan realitas-realitas yang terjadi dalam lingkungan sosial. Kenyataan sekarang menggambarkan bahwa, perilaku yang dilakukan oleh manusia tidak mencerminkan eksistensinya sebagai manusia. Perempuan adalah kelompok yang paling banyak mengalami ketidakadilan dalam struktur sosial. Ketidakadilan yang dialami oleh kaum perempuan sekarang ini menggambarkan konstruksi sosial yang tidak baik. Peran perempuan hanyalah sebagai istri dan ibu yang baik. Namun, adanya arus globalisasi ini memaksa perempuan keluar dari belenggu ranah domestik dan ikut bekerja di ranah publik. Konstruksi sosial Peter L. Berger dan Luckman berpandangan bahwa kenyataan itu dibangun secara sosial, sehingga sosiologi pengetahuan harus menganalisis proses terjadinya itu. Dalam pengertian individu dalam masyarakat itulah yang membangun masyarakat, maka pengalaman individu tidak terpisahkan dengan masyarakatnya. Individu bukanlah korban fakta sosial, namun sebagai media produksi sekaligus reproduksi yang kreatif dalam mengkonstruksi dunia sosialnya. Hal inilah yang dijelaskan oleh penulis dalam tulisan ini, bagaimana konsep Berger dalam melihat konstruksi sosial yang terjadi dan memberikan sikap preventif untuk meminimalisir tindakan ketidakadilan yang dialami oleh perempuan. Perempuan adalah salah satu bagian dari individu yang perlu mendapatkan realitas baru tanpa mengalami sebuah derita akibat dari langgengnya kekuasaan dari kaum patriarkat.  Selain itu penulis akan menjelaskan konsep-konsep dasar dari Peter L. Berger tentang konstruksi sosial dan juga menjelaskan tentang prinsip dasar dari martabat perempuan, sehingga mengantar pembaca untuk lebih memahami dan mendalami konsep Berger di tengah maraknya kasus pelecehan dan kekerasan verbal yang dilakukan oleh kaum laki-laki terhadap kaum marginal (perempuan).

Social construction is always identified with the reality that occurs in the social environment. The current reality illustrates that the behavior carried out by humans does not reflect their existence as humans. Women are the group that experience the most injustice in the social structure. The injustices experienced by women today illustrate a bad social construction. The role of women is only as a good wife and mother. However, globalization forces women to get out of the shackles of the domestic spehere and work in the public sprhere. Social construction Peter L. Berger and Luckman are of the view that reality is the result of social construction, so sociological knowledge must analyze the process by which this occurs. In the sense that it is individuals in society who build society, individual experiences cannot be separated from community experiences. Individuals are not victims of social reality, but are media of creative production and reproduction in constructing their social world. This is what the author explains in this article, how Berger's concept is in seeing the social construction that occurs and providing a preventive attitude to minimize acts of injustice experienced by women. Women are one of the individuals who need to achieve a new reality without having to suffer due to the still strong power of patriarchy. Apart from that, the author will explain the basic concepts of Peter L. Berger regarding social construction and also explain the basic principles of women's dignity, thus leading readers to better understand and deepen Berger's concepts amidst the increasing cases of harassment and verbal violence perpetrated by men. Men towards marginalized groups (women).

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-28