HUBUNGAN ANTARA CULTURAL INTELLIGENCE DAN SOCIOCULTURAL ADJUSTMENT MAHASISWA RANTAU

Penulis

  • Nurdhika Aditya Satya Putra Universitas Kristen Satya Wacana
  • Doddy Hendro Wibowo Universitas Kristen Satya Wacana

Kata Kunci:

Kecerdasan Budaya, Penyesuaian Diri, Mahasiswa Rantau

Abstrak

Education in Indonesia is still unequal, this causes students to migrate to gain knowledge. When coming to another area, individuals must adapt. Due to cultural differences, overseas students must adapt to the area they will visit to study. The aim of the research is to see the relationship between cultural intelligence and adjustment in a socio-cultural context. This research uses quantitative correlational methods. The sampling technique in this research used a non-probability sampling technique with purposive sampling with UKSW overseas student participants. The results obtained from this research are that there is a significant positive relationship between cultural intelligence and sociocultural adjustment for overseas students at Satya Wacana Christian University, Salatiga with an rxy value of 0.693 with a significance of 0.000 (p<0.05). This means that the higher the cultural intelligence a student has, the easier it is for overseas students to adapt to the socio-cultural context, and vice versa. So, if students have good cultural intelligence, they will easily adapt to the socio-cultural.

Pendidikan di Indonesia masih belum merata, hal ini menyebabkan mahasiswa merantau untuk menimba ilmu. Saat datang ke daerah lain, individu harus menyesuiakan diri. Dengan adanya perbedaan budaya, mahasiswa rantau harus menyesuikan pada daerah yang akan didatangi untuk menuntut ilmu. Tujuan dari penelitian adalah untuk melihat hubungan antara kecerdasan budaya dan juga penyesuaian diri dalam konteks sosial budaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Teknik pengambilan dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik nonprobability sampling dengan jenis purposive sampling dengan partisipan mahasiswa rantau UKSW. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan positif signifikan antara cultural intelligence dan sociocultural adjustment terhadap mahasiswa rantau Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga dengan nilai rxy sebesar 0,693 dengan signifikansi 0,000 (p<0,05). Artinya, semakin tinggi kecerdasan budaya yang dimiliki mahasiswa maka semakin mudah juga mahasiswa rantau untuk melakukan penyesuaian diri dalam konteks sosial budaya, begitu pula sebaliknya. Sehingga, jika mahasiswa memiliki kecerdasan budaya yang baik akan mudah menyesuaikan diri dalam konteks sosial budaya.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-29