KAJIAN PENELITIAN SEJARAH INDONESIA MASA ISLAM YANG ADA DI MESJID (AL-MASHUD) ATAU MESJID RAYA YANG ADA DI KOTA MEDAN
Kata Kunci:
MASJID RAYA AL- MASHUN MEDAN, Sejarah Sosial KeagamaanAbstrak
The purpose of this study is how the history of the Al-Mashun Grand Mosque, the AlMashun Grand Mosque in the city of Medan in general has a mixed architectural form. It is divided into three: the main room, used as a place of prayer, the shape of the octagon is not equilateral. The left side (south-east) and the right side (north-east) of the main prayer room are surrounded by alleys (corridors). The shape of the dome follows the shape of Turkish architecture with a broken octagonal shape and an octagonal shaped plan with cylindrical columns at each of the corners of the marble. Research on MASJID RAYA AL- MASHUN MEDAN: A Study of socio-Religious History is relevant by using qualitative research because it meets she characteristics of qualitative research, especially in terms of in-depth data disclosure through interviews, observations and document stdies of what informants do, how they carry out activities, what activities are carried out for and why they practice virtue or goodness (good morals) in the real reality.
Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana sejarah Masjid Raya Al-Mashun, Masjid Raya Al-Mashun di kota Medan pada umumnya memiliki bentuk arsitektur campuran. Terbagi atas tiga: ruang utama, digunakan sebagai tempat shalat, bentuknya persegi delapan tidak sama sisi. Sisi kiri (selatan-timur) dan sisi kanan (utara-timur) ruang shalat utama dikelilingi gang (koridor). Bentuk kubah mengikuti bentuk arsitektur turki dengan bentuk yang patah-patah persegi delapan dan denah berbentuk segi delapan dengan kolom-kolom berbentuk silindris pada masing-masing titik sudut marmer. Penelitian tentang MASJID RAYA AL- MASHUN MEDAN: Telaah Sejarah sosial Keagamaan relevan dengan menggunakan penelitian kualitatif karna memenuhi karakteristik penelitian kualitatif, terutama dalam hal pengungkapan data secara mendalam melalui wawancara, observasi dan kajian dokumen terhadap apa yang dilakukan para informan, bagaimana mereka melakukan kegiatan, untuk apa kegiatan-kegiatan dilakukan dan mengapa mereka melakakukan kebajikan atau kebaikan (akhlak yang baik) dalam realitas yang sesungguhnya.Kata kunci :Masjid bersejarah di Medan, ikon kota Medan.




