PENINGKATAN HASIL BELAJAR PASSING ATAS PADA PERMAINAN BOLA VOLI MELALUI VARIASI PEMBELAJARAN SISWA SMP PGRI 1 KLIRONG
Kata Kunci:
variasi pembelajaran, passing atas, bola voliAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar passing atas bola voli pada siswa kelas VIII-1 SMP PGRI 1 Klirong Tahun Ajaran 2022/2023, melalui Variasi Pembelajaran. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Sumber data dalam penelitian ini berupa tes kepada para siswa yang berbentuk aplikasi teknik dasar passing atas bola voli. Teknik pengumpulan data dengan penilaian hasil belajar passingatasbola voli. Teknik analisis data yang digunakan secara deskriptif berdasarkan pada analisis kualitatif dengan prosentase. Adapun hasil yang diperoleh dari observasi yakni 7 siswa dinyatakan tuntas (21%) sedangkan 25 siswa lainnya dinyatakan tidak tuntas (79%). Pada siklus I diperoleh hasil dimana 25 siswa dinyatakan tuntas (78%) sedangkan 7 siswa lainnya dinyatakan tidak tuntas (22%). Dan pada siklus II diperoleh hasil dimana 29 siswa dinyatakan tuntas (90%) sedangkan 3 siswa lainnya dinyatakan tidak tuntas (10%).
This study aims to determine the increase in learning outcomes for passing volleyball in class VIII-1 SMP PGRI 1 Klirong Academic Year 2022/2023, through Learning Variations. This research is a Classroom Action Research (CAR). The research was conducted in two cycles, with each cycle consisting of planning, action, observation and reflection. The source of the data in this study was in the form of a test for students in the form of an application of the basic passing techniques for volleyball. Data collection techniques with the assessment of learning outcomes passing over volleyball. The data analysis technique used is descriptive based on qualitative analysis with percentages. The results obtained from the observation were that 7 students were declared complete (21%) while the other 25 students were declared incomplete (79%). In cycle I the results were obtained where 25 students were declared complete (78%) while 7 other students were declared incomplete (22%). And in cycle II the results were obtained where 29 students were declared complete (90%) while 3 other students were declared incomplete (10%).




