PENERAPAN KOMUNIKASI SBAR DALAM PELAKSANAAN TIMBANG TERIMA DI RUANGAN IGD RSIA ANNISA PEKANBARU

Penulis

  • Yureya Nita Institut Kesehatan Payung Negeri
  • Stefanny Dova Marshenda Institut Kesehatan Payung Negeri

Kata Kunci:

Komunikasi Efektif, SBAR, Timbang Terima

Abstrak

Metode komunikasi SBAR (Situation, Background, Assessment, Recommendation) terbukti mampu meningkatkan kejelasan, ketepatan, dan kelengkapan informasi yang disampaikan antar perawat saat pergantian shift. Studi kasus berbasis Evidence-Based Nursing Practice ini bertujuan untuk menganalisis penerapan komunikasi SBAR dalam pelaksanaan timbang terima di Ruangan IGD RSIA Annisa Pekanbaru. Penerapan dilakukan pada 6 orang perawat dengan desain pretest–posttest selama tiga hari (7–9 Agustus 2025) pada saat shif pagi dan shif siang melalui intervensi berupa sosialisasi, demonstrasi, dan observasi pelaksanaan komunikasi SBAR sesuai SOP. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan pengisian kuesioner, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penerapan  menunjukkan adanya peningkatan skor  dari 15 (kategori kurang) pada pretest menjadi 28 (kategori baik) pada posttest. Penerapan komunikasi SBAR terbukti dapat meningkatkan kualitas proses timbang terima dan meminimalkan risiko miskomunikasi. Disarankan agar pihak rumah sakit mengintegrasikan pelatihan SBAR secara berkesinambungan untuk mendukung meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-08