PENGARUH TEKNOLOGI PENANGKAPAN IKAN, JARAK TEMPUH MELAUT DAN PENGALAMAN TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA NELAYAN DESA PANTAI HARAPAN, KECAMATAN SELAYAR, KABUPATEN LINGGA

Penulis

  • Said Muhamad Ahyar Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Nurhasanah Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Imalinda Deryane Universitas Maritim Raja Ali Haji

Kata Kunci:

Teknologi Penangkapan Ikan, Jarak Tempuh Melaut, Pengalaman, Produktivitas Kerja Nelayan

Abstrak

Penelitian ini menganalisis pengaruh teknologi penangkapan ikan, jarak tempuh melaut, dan pengalaman terhadap produktivitas kerja nelayan di Desa Pantai Harapan, Kabupaten Lingga. Latar belakang studi ini adalah fenomena penurunan volume produksi perikanan di wilayah tersebut yang mengindikasikan rendahnya produktivitas nelayan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan sampel 41 nelayan aktif yang diambil melalui teknik sensus (total sampling). Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil pengujian menunjukkan bahwa secara parsial, teknologi penangkapan ikan, jarak tempuh melaut, dan pengalaman berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja nelayan. Jarak tempuh melaut ditemukan sebagai faktor yang paling dominan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memberikan pengaruh signifikan dengan nilai koefisien determinasi (R-Square) sebesar 0,721. Hal ini berarti variabel teknologi, akses wilayah tangkap, dan keterampilan mampu menjelaskan 72,1% variasi produktivitas. Penelitian menyimpulkan bahwa sinergi ketiga faktor tersebut adalah kunci optimalisasi hasil tangkapan nelayan.

This study analyzes the influence of fishing technology, sea mileage, and experience on the work productivity of fishermen in Pantai Harapan Village, Lingga Regency. The research is driven by declining fishery production in the region, indicating low productivity. Using an explanatory quantitative approach, the study sampled 41 active fishermen via a census technique. Data were processed using Structural Equation Modeling (SEM) with the Partial Least Square (PLS) approach through SmartPLS 4.0 software. The results reveal that fishing technology, sea mileage, and experience partially exert a positive and significant impact on work productivity. Sea mileage emerged as the most dominant factor. Simultaneously, the three variables significantly influence productivity with an (R-Square) value of 0.721, meaning they account for 72.1% of the variation in productivity. The study concludes that synergy between technology, strategic fishing access, and skill is vital for optimizing fishermen's output.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-31