MENELUSURI WARISAN BUDAYA: WAWANCARA DENGAN TOKOH MASYARAKAT SUKU PAKPAK TENTANG TENTANG KEHIDUPAN SEHARI-HARI

Penulis

  • Eylen Yossi Siagian Universitas Negeri Medan
  • Irzi Armando Panjaitan Universitas Negeri Medan
  • Meilani Yohana Aprilya Manalu Universitas Negeri Medan
  • Natalia Debrianti Siringoringo Universitas Negeri Medan
  • Tia Hairany Amanda Universitas Negeri Medan
  • Fitriani Lubis Universitas Negeri Medan

Kata Kunci:

Suku Pakpak, Tradisi Dan Budaya

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tradisi dan pelestarian budaya Suku Pakpak melalui wawancara dengan Bapak Maruli Manik, seorang tokoh masyarakat setempat. Hasil wawancara mengungkapkan bahwa Suku Pakpak memiliki tradisi kaya, termasuk upacara "Mardika" sebagai ungkapan syukur setelah panen, dan tradisi "Raja Dung" yang menghormati leluhur. Tradisi ini memainkan peran sentral dalam memperkuat identitas komunitas dan nilai-nilai sosial seperti gotong-royong dan saling menghormati. Namun, tantangan muncul akibat globalisasi dan perubahan zaman yang mengakibatkan penurunan minat generasi muda terhadap budaya lokal. Bapak Maruli menyatakan pentingnya pendidikan dan kegiatan edukatif untuk meningkatkan kesadaran generasi muda akan nilai-nilai budaya mereka. Dia berharap generasi muda dapat menjadi penjaga warisan budaya dan berperan aktif dalam pelestarian tradisi. Peran tokoh masyarakat, termasuk Bapak Maruli, sangat vital dalam menjembatani generasi tua dan muda, serta menjaga agar tradisi tetap relevan dalam era modern.

This study aims to explore the traditions and cultural preservation of the Pakpak tribe through an interview with Mr. Maruli Manik, a local community leader. The results of the interview reveal that the Pakpak tribe possesses a rich cultural heritage, including the "Mardika" ceremony as an expression of gratitude after the harvest and the "Raja Dung" tradition to honor ancestors. These traditions play a central role in strengthening community identity and social values such as mutual cooperation and respect. However, challenges arise due to globalization and changing times, leading to a decline in the younger generation's interest in local culture. Mr. Maruli emphasizes the importance of education and educational activities to raise awareness among the youth about the values of their culture. He hopes that the younger generation can become guardians of their cultural heritage and actively participate in preserving traditions. The role of community leaders, including Mr. Maruli, is vital in bridging the gap between the older and younger generations, as well as ensuring that traditions remain relevant in the modern era.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-25