PEREMPUAN DAN REHABILITASI: ADAPTASI SOSIAL PENERIMA MANFAAT
Kata Kunci:
Adaptasi Sosial, Penerima Manfaat, Rehabilitasi Sosial, Perempuan, UPTD Griya Wanita Mandiri Menyeluruh Dan Disesuaikan Dengan Kebutuhan Masing-Masing Perempuan Sangat Penting Untuk Membantu Mereka Kembali.Abstrak
Permasalahan sosial perempuan di Indonesia masih menjadi persoalan kompleks yang membutuhkan penanganan menyeluruh. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses adaptasi sosial penerima manfaat di UPTD Griya Wanita Mandiri Cirebon melalui tiga fase utama penyesuaian emosional, pembentukan hubungan sosial, dan keterlibatan aktif dalam program pembinaan. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik purposive sampling terhadap empat penerima manfaat (W1–W4) dan satu pekerja sosial. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendukung adaptasi meliputi dukungan intensif pekerja sosial, komunikasi positif antarpenerima manfaat, dan kesesuaian program dengan minat peserta. Sebaliknya, tekanan psikologis, stigma sosial yang terinternalisasi, heterogenitas karakter penghuni, dan keterbatasan keterampilan awal menjadi penghambat. Penelitian ini menunjukkan bahwa rehabilitasi sosial yang menjalankan peran sosialnya secara mandiri dan berkelanjutan.
Social problems among women in Indonesia remain complex issues requiring comprehensive intervention. This study aims to analyze the social adaptation process of beneficiaries at UPTD Griya Wanita Mandiri Cirebon through three primary phases: emotional adjustment, social relationship formation, and active participation in rehabilitation programs. A descriptive qualitative approach was employed using purposive sampling involving four beneficiaries (W1–W4) and one social worker. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and document. Findings reveal that facilitating factors include intensive social worker support, positive peer communication, and program alignment with participants' interests. Inhibiting factors encompass psychological pressure, internalized social stigma, resident character heterogeneity, and limited initial skills. This study shows that comprehensive social rehabilitation tailored to each woman’s needs is very important in helping them regain their social roles independently and sustainably.




